Menurut laporan pada 25 Juni, saham preferen abadi milik Strategy, STRC, turun ke 78,90 dolar AS secara intraday, turun 2,40%, jatuh di bawah nilai par 100 dolar AS hingga mencapai rekor terendah. Penurunan ini memicu tekanan yang lebih luas pada saham Kelas A Strategy (MSTR), yang turun 5,21% menjadi 89,23 dolar AS pada periode yang sama.
Analis CryptoQuant menyebut squeeze yang tajam pada keuangan Strategy sebagai pendorong utama. Cadangan kas perusahaan telah turun 38% sejak awal tahun 2026, sementara kewajiban dividen tahunan hampir empat kali lipat menjadi 1,2 miliar dolar AS. Cakupan dividen merosot dari lebih dari tujuh tahun menjadi hanya 14 bulan, menurut laporan tersebut. Selain itu, Strategy memiliki kerugian yang belum direalisasi sebesar 10,6 miliar dolar AS pada kepemilikan Bitcoin-nya, sehingga membatasi ruang untuk penjualan aset darurat.