
Eksekutif Reza Bundy dari Atlas Capital mengatakan kepada CoinDesk pada 4 Juni di konferensi Proof of Talk di Paris bahwa penurunan harga Bitcoin yang diperkirakan dapat terjadi dalam enam bulan ke depan bisa mencapai 70%, dengan kisaran harga target 26.000 hingga 30.000 dolar AS; ia juga mengatakan bahwa dalam jangka panjang, Bitcoin akan mencapai 150.000 hingga 500.000 dolar AS, yang bergantung pada arah ekonomi global.
Empat skenario ekonomi jangka panjang Bundy dan target harga Bitcoin
Bundy memaparkan empat skenario jangka panjang beserta target harga Bitcoin:
“Perluasan Terkendali” (probabilitas 40%): ekonomi dunia tetap tumbuh stabil dan inflasi, kisaran target Bitcoin 150.000 hingga 250.000 dolar AS
“Dominasi Fiskal” (probabilitas 25%): pemerintah mencetak uang dalam skala besar untuk melunasi utang, lingkungan inflasi tinggi, kisaran target Bitcoin 250.000 hingga 500.000 dolar AS
“Konflik Global” (probabilitas 20%): terjadi gangguan keamanan besar di Taiwan atau Timur Tengah, harga turun pada awalnya, tetapi Bundy berpendapat pada akhirnya akan memvalidasi nilai Bitcoin sebagai aset netral
“Resesi Deflasi” (probabilitas 15%): pembekuan kredit membuat Bitcoin lemah, hingga bank sentral menyuntikkan likuiditas
Strategi “Dolar Teknologi” Atlas Capital dan ETF USAF
Bundy menjelaskan bahwa saat ini Atlas menjalankan strategi “dolar teknologi” melalui ETF yang terdaftar di Nasdaq (kode: USAF), dengan menggunakan model alokasi aset berbasis AI untuk menyesuaikan porsi secara fleksibel di antara aset seperti emas, pangan, real estat, dan teknologi pertahanan. Berdasarkan data TradingView, USAF saat ini memiliki nilai aset bersih sekitar 18 juta dolar AS, dengan tingkat pengembalian 8,7% sejak diluncurkan.
Bundy berencana men-tokenisasi asetnya dan menerapkannya ke blockchain publik pada akhir bulan ini. Terkait mengapa saat ini tidak memasukkan Bitcoin ke dalam USAF, Bundy mengatakan: “Kami berpikir pasar saham akan mengalami koreksi besar, dan kami tidak ingin terbawa arus penurunan Bitcoin. Begitu koreksi terjadi, pada akhirnya kami akan memutuskan apakah akan memasukkan Bitcoin.”
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa dasar perkiraan Bundy bahwa Bitcoin akan turun 70%?
Bundy menjelaskan di konferensi Proof of Talk bahwa penilaiannya didasarkan pada kerangka analisis makro Roubini. Ia mengatakan bahwa jika penurunan pasar saham mencapai setengah dari yang terjadi pada 2008, kerugian Bitcoin akan menjadi dua kali lipat dibanding pasar saham, serta memberikan kisaran target harga 26.000 hingga 30.000 dolar AS. Ini adalah penilaian skenario makro personal Bundy, bukan konsensus pasar atau prediksi resmi.
Siapa Nouriel Roubini, dan bagaimana sikapnya terhadap Bitcoin?
Roubini adalah kepala ekonom Atlas Capital sekaligus salah satu pendiri, yang mendapatkan gelar “Dr. Doom” berkat prediksi akurat krisis subprime 2008. Sejak 2017, ia terus bersikap bearish terhadap Bitcoin; baru-baru ini, dalam komentar di Bloomberg, ia menyebut Bitcoin sebagai “kategori aset palsu” dan “aset murni spekulatif”, dengan pandangan bahwa Bitcoin tidak memiliki nilai dasar atau kegunaan nyata.
Apakah pandangan jangka panjang Bundy yang bullish bertentangan dengan pandangan Roubini?
Ya. Bundy secara tegas menyatakan dalam konferensi tersebut bahwa pandangannya tentang kisaran harga Bitcoin jangka panjang (150.000 hingga 500.000 dolar AS) berbeda dari posisi mitranya, Roubini. Optimisme jangka panjang Bundy didasarkan pada meningkatnya utang pemerintah dan penurunan kepercayaan akibat pencetakan uang oleh bank sentral, sementara Roubini tetap berpendapat bahwa Bitcoin kurang memiliki nilai fundamental.