Trump Menghentikan Serangan Udara Iran Setelah Kampanye 13 Hari, Beralih ke Diplomasi

Key Takeaways
  • Trump memerintahkan militer untuk tidak melakukan serangan udara tambahan terhadap Iran pada tanggal 24.
  • Trump menyetujui serangan udara harian selama 13 hari berturut-turut hingga tanggal 23, tetapi mengarahkan agar tidak ada serangan pada tanggal 24.
  • Trump mengatakan kepada para wartawan bahwa “strategi yang lebih cerdas” adalah “mencapai kesepakatan” dengan Iran melalui pembicaraan diplomatik yang terus berlangsung.

Presiden AS Donald Trump memerintahkan militer untuk tidak melakukan serangan tambahan terhadap Iran pada tanggal 24 (waktu setempat), menurut media daring Axios yang mengutip dua sumber pada tanggal 25. Arahan itu muncul setelah 13 hari berturut-turut bentrokan militer antara AS dan Iran yang berakhir pada tanggal 23, tanpa ada pertempuran yang tercatat pada tanggal 24 menurut Komando Pusat dan juru bicara Kementerian Kesehatan Iran, Hossein Kermanpour. Keputusan Trump mencerminkan pergeseran menuju keterlibatan diplomatik, karena pada hari yang sama ia mengatakan kepada para reporter bahwa “strategi yang lebih cerdas” adalah mencapai kesepakatan dengan Iran.

Trump Menghentikan Persetujuan Serangan Setelah Kampanye 13 Hari

Trump menerima rencana serangan yang serupa dengan operasi-operasi sebelumnya pada tanggal 24, tetapi tidak menyetujuinya; sebaliknya, ia mengarahkan militer untuk tidak melakukan serangan udara, demikian laporan Axios. AS dan Iran terlibat bentrokan militer selama 13 hari berturut-turut hingga tanggal 23. Pada tanggal 24, Komando Pusat tidak mengeluarkan pengumuman apa pun terkait dimulainya atau selesainya serangan, dan Kermanpour menyatakan “tidak ada serangan yang tercatat.”

Axios mencatat arahan itu datang setelah Trump menyetujui serangan udara harian selama 13 hari sebelumnya. Outlet tersebut menyatakan masih belum jelas apakah arahan hari Jumat itu merupakan keputusan satu kali atau menandakan jeda operasi yang berkelanjutan.

Trump Menunjukkan Preferensi Diplomasi dalam Ucapan di Gedung Putih

Trump mengatakan kepada para reporter di Gedung Putih pada tanggal 24 bahwa “strategi yang lebih cerdas” adalah “mencapai kesepakatan” dengan Iran. “Kita sedang berbicara sekarang (dengan pihak Iran). Saya pikir mereka menjadi semakin dan semakin serius seiring berjalannya waktu,” kata Trump, sambil menambahkan “kami sepenuhnya siap dan siap untuk bertindak kapan saja, tetapi kami sedang berbicara dengan mereka.”

Dalam pidato pada acara Makan Malam Asosiasi Koresponden Gedung Putih malam itu, Trump mengatakan ia saat ini tidak percaya Iran siap untuk membuat kesepakatan, tetapi menyatakan “saya bersedia untuk mendengarkan mereka.”

Axios menilai keputusan Trump mencerminkan kesediaan untuk memberi ruang lebih bagi diplomasi sekaligus pengakuan bahwa level serangan udara AS yang ada telah mencapai batas efektivitas tanpa kembali ke operasi tempur skala besar.

Delegasi Oman Mengunjungi Iran untuk Perundingan Selat Hormuz

Arahan Trump datang beberapa jam setelah sebuah delegasi Oman mengunjungi Iran pada hari sebelumnya untuk membahas usulan baru guna membuka kembali Selat Hormuz, menurut Axios. Dua sumber regional yang mengetahui perundingan tersebut mengatakan kepada Axios bahwa terjadi kemajuan dalam pembicaraan, dengan kemungkinan kesepakatan antara Oman dan Iran dapat terjadi akhir pekan ini. Iran telah menyatakan niatnya untuk mengelola bersama Selat Hormuz dengan Oman.

FAQ

Apa yang diperintahkan Trump terkait serangan terhadap Iran pada tanggal 24?
Trump mengarahkan militer AS untuk tidak melakukan serangan udara tambahan terhadap Iran pada tanggal 24 (waktu setempat), menurut Axios yang mengutip dua sumber. Ia menerima tetapi tidak menyetujui rencana serangan yang serupa dengan operasi sebelumnya.

Mengapa bentrokan militer AS-Iran berhenti pada tanggal 24?
Tidak ada pertempuran yang tercatat pada tanggal 24 setelah 13 hari bentrokan hingga tanggal 23. Trump menyatakan pada hari yang sama bahwa “strategi yang lebih cerdas” adalah mencapai kesepakatan dengan Iran, yang menandakan pergeseran menuju keterlibatan diplomatik.

Upaya diplomatik apa yang sedang berlangsung terkait Selat Hormuz?
Sebuah delegasi Oman mengunjungi Iran untuk membahas pembukaan kembali Selat Hormuz. Dua sumber regional mengatakan kepada Axios bahwa perundingan menunjukkan kemajuan, dengan kemungkinan kesepakatan antara Oman dan Iran akhir pekan ini.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar