Trump Ganti Tarif Selat Hormuz dengan Kesepakatan Investasi di Teluk

USO1,43%
UCO1,00%
US5000,55%
QQQ1,25%
DIA-0,10%

Presiden Donald Trump pada Selasa mengumumkan bahwa ia menggantikan usulan tarif 20% untuk kargo yang melintasi Selat Hormuz dengan kesepakatan investasi dengan negara-negara Teluk. Trump mengatakan keputusan itu diambil setelah percakapan yang sangat produktif dengan pimpinan Timur Tengah. Langkah ini muncul di tengah ketegangan keamanan regional yang sedang berlangsung, melibatkan Iran dan jalur pelayaran internasional.

Trump Mengumumkan Kesepakatan Investasi dengan Negara-Negara Teluk

Trump mengatakan dalam sebuah unggahan di Truth Social bahwa investasinya akan besar namun luar biasa baik bagi negara-negara Teluk dan masa depan mereka. Ia menambahkan bahwa AS akan melihat pabrik, unit produksi, dan peralatan mengalir ke negara tersebut pada tingkat tertinggi yang pernah ada. Trump menyatakan hal ini akan menciptakan jutaan lapangan kerja tambahan bergaji tinggi bagi warga Amerika. "Amerika menang lagi, menang seperti yang belum pernah terjadi sebelumnya. Hari-hari Iran membunuh ratusan ribu orang, termasuk 52.000 demonstran, sudah berakhir," katanya.

AS Menerapkan Blokade Penuh Pelabuhan Iran

Trump menyatakan AS akan melakukan blokade penuh terhadap kapal yang datang dan berangkat dari pelabuhan Iran, serta kapal yang membawa apa pun yang terkait dengan Iran. "Selat Hormuz terbuka untuk semua lalu lintas kapal kecuali Iran — dan itu karena kepemimpinan mereka yang berbohong, kejam, dan penuh niat jahat, yang membawa mereka ke jalan kehancuran total," katanya. Iran sebelumnya mengusulkan untuk mengenakan biaya transit bagi kapal yang berlayar melalui Selat Hormuz, yang memicu penolakan dari AS. Pada Senin, Trump mengumumkan sebuah proposal yang bergema dengan tuntutan Iran, mengatakan pendanaan akan menanggung semua biaya yang diperlukan untuk memastikan keselamatan dan keamanan di kawasan tersebut. Trump juga mengatakan bahwa AS selanjutnya akan dikenal sebagai "Penjaga Selat Hormuz."

IMO Menentang Biaya Transit untuk Selat Hormuz

Organisasi Maritim Internasional, sebuah badan PBB, menentang biaya transit untuk kapal di Selat Hormuz, menurut laporan CNBC. "Kami selalu konsisten dengan sikap kami soal biaya — IMO secara tegas menentang penagihan biaya untuk pelayaran melalui selat yang digunakan untuk navigasi internasional," kata seorang juru bicara IMO, menurut laporan tersebut. Juru bicara itu menambahkan bahwa tidak ada dasar hukum untuk mengenakan tarif tol hanya karena melakukan transit melalui Selat Hormuz.

Harga Minyak Mentah Naik pada Selasa

Harga minyak mentah naik pada Selasa di tengah ketegangan yang masih berlangsung di Timur Tengah. Futures minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS yang jatuh tempo pada Agustus naik 1,74%, berkisar sekitar $79,5 per barel. Futures minyak mentah Brent yang jatuh tempo pada September naik 2,48%, berkisar sekitar $85,37 per barel. United States Oil Fund ETF (USO) naik hampir 2%, sementara ProShares Ultra Bloomberg Crude Oil ETF (UCO) naik tipis 0,1%. Pada saat penulisan, SPDR S&P 500 ETF (SPY), yang melacak indeks S&P 500, naik 0,14%; Invesco QQQ Trust ETF (QQQ) menguat 0,93%; dan SPDR Dow Jones Industrial Average ETF Trust (DIA) turun 0,24%. Sentimen ritel di Stocktwits terkait S&P 500 ETF berada dalam wilayah bullish.

FAQ

Apa yang diumumkan Trump pada Selasa terkait Selat Hormuz?

Trump mengumumkan pada Selasa bahwa ia menggantikan usulan tarif 20% untuk kargo yang melintasi Selat Hormuz dengan kesepakatan investasi dengan negara-negara Teluk. Ia mengatakan keputusan itu mengikuti percakapan yang sangat produktif dengan pimpinan Timur Tengah.

Mengapa harga minyak mentah naik pada Selasa?

Harga minyak mentah naik pada Selasa di tengah ketegangan yang masih berlangsung di Timur Tengah. Futures WTI AS yang jatuh tempo pada Agustus naik 1,74%, berkisar sekitar $79,5 per barel, sementara futures minyak mentah Brent yang jatuh tempo pada September naik 2,48%, berkisar sekitar $85,37 per barel.

Apa posisi IMO terkait biaya transit untuk Selat Hormuz?

Organisasi Maritim Internasional, sebuah badan PBB, menentang biaya transit untuk kapal di Selat Hormuz. Seorang juru bicara IMO mengatakan organisasi tersebut secara tegas menentang penagihan biaya untuk pelayaran melalui selat yang digunakan untuk navigasi internasional dan bahwa tidak ada dasar hukum untuk mengenakan tarif tol hanya karena melakukan transit melalui Selat Hormuz.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar