Menurut laporan pada 17 Juni, perundingan nuklir AS-Iran telah memasuki fase kedua, dengan adanya rancangan kesepakatan kerangka yang melibatkan dana privat yang diusulkan sebesar 300 miliar dolar AS tanpa kontribusi pemerintah, menurut pemberitaan media Saudi tentang memorandum of understanding 14 poin.
Seorang penasihat Kementerian Luar Negeri Iran menekankan bahwa program rudal Teheran dan dukungan untuk sekutu regional tidak dapat ditawar. Kantor media Hezbollah menyatakan Iran telah berjanji untuk tidak menandatangani perjanjian nuklir final kecuali Israel menarik diri dari Lebanon. Wakil Menteri Luar Negeri Iran menunjukkan bahwa pembicaraan fase berikutnya akan membahas pengayaan uranium, stok nuklir, dan kebutuhan nuklir Iran.