Perubahan besar dalam kebijakan AI Trump: berencana membangun mekanisme peninjauan sebelum peluncuran, model yang tidak dipublikasikan oleh Anthropic menjadi pemicu utama

BlockBeatNews

Menurut pemantauan Beating, pemerintahan Trump yang sebelumnya menganut sikap tidak campur tangan terhadap AI sedang mengubah kebijakan, sedang membahas pembentukan kelompok kerja AI melalui perintah eksekutif, dan berencana mengeluarkan mekanisme pengawasan pemerintah sebelum peluncuran model AI baru.
Minggu lalu, Gedung Putih telah memberi tahu eksekutif Anthropic, Google, dan OpenAI tentang beberapa rencana tersebut.

Alasan langsung dari perubahan besar kebijakan ini adalah peluncuran model baru bernama Mythos oleh Anthropic bulan lalu. Model ini sangat kuat dalam mengidentifikasi celah keamanan perangkat lunak, dan dianggap berpotensi memicu “pembersihan besar-besaran” dalam keamanan siber, sehingga Anthropic menolak merilisnya ke publik setelah menilai risikonya. Untuk mencegah reaksi politik terhadap serangan siber AI yang bencana, beberapa pejabat AS mendorong pembentukan sistem pengawasan yang mengharuskan pemerintah memiliki “hak akses pertama” terhadap model baru, tetapi tidak menghalangi peluncurannya secara akhir.

Perubahan kebijakan ini saat ini dipimpin oleh Kepala Staf Gedung Putih Susie Wiles dan Menteri Keuangan Scott Bessent. Di baliknya, terdapat hubungan kompleks antara pemerintah AS dan perusahaan AI terkemuka: pada Maret tahun ini, Pentagon memutuskan layanan Anthropic karena sengketa kontrak senilai 200 juta dolar, dan Anthropic kemudian menggugat pemerintah AS. Tetapi Badan Keamanan Nasional (NSA) baru-baru ini masih menggunakan Mythos untuk menilai celah keamanan perangkat lunak pemerintah AS, dan militer AS juga masih bergantung pada sistem Maven yang mengandung teknologi Anthropic dalam perang melawan Iran. Dua pejabat tinggi Gedung Putih bulan lalu telah bertemu dengan CEO Anthropic Dario Amodei, berusaha mengembalikan penggunaan penuh teknologi tersebut oleh pemerintah.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

Riset Microsoft: Hanya 13% karyawan yang gagal dalam inovasi tempat kerja berbasis AI menerima insentif perusahaan

Berdasarkan laporan Indeks Tren Pekerjaan tahunan yang dirilis Microsoft pada 5 Mei, laporan tersebut menganalisis miliaran sinyal produktivitas Microsoft 365 yang anonim, serta melakukan survei terhadap 20.000 karyawan di beberapa pasar seperti Amerika Serikat, Inggris, India, dan Jepang. Data laporan menunjukkan hanya 13% karyawan yang mengatakan bahwa pemberi kerja akan memberikan insentif ketika mereka mencoba meningkatkan pekerjaan dengan AI tetapi tidak mendapatkan hasil yang diharapkan.

MarketWhisper2menit yang lalu

Meta mengembangkan asisten AI Hatch untuk menyaingi OpenClaw, menyelesaikan uji internal sebelum akhir Juni

Menurut Financial Times pada 5 Mei, Meta sedang mengembangkan asisten AI untuk konsumen umum (Hatch), terinspirasi dari OpenClaw milik OpenAI, dengan target menyelesaikan uji internal sebelum akhir Juni; Meta juga berencana sebelum kuartal keempat tahun ini mengintegrasikan alat belanja berbasis agen yang berdiri sendiri ke layanan Instagram miliknya.

MarketWhisper11menit yang lalu

Sidang Pengadilan OpenAI, Brockman bersaksi: Musk pernah mengatakan tidak akan mengutamakan keamanan; sahamnya berisiko bergerak kasar

Menurut New York Post pada 6 Mei, CEO OpenAI Greg Brockman pada 5 Mei bersaksi di Pengadilan Distrik Federal Oakland di California, mengungkapkan pidato untuk semua pihak yang disampaikan Musk saat keluar dari dewan OpenAI pada 2018. Brockman mengatakan bahwa saat mendorong AI di Tesla, Musk “tidak akan menghabiskan waktu untuk keamanan”, serta bahwa pada 2017 ia sempat terlibat pembicaraan yang nyaris berujung kekerasan dengan salah satu pendiri OpenAI terkait porsi kepemilikan saham.

MarketWhisper1jam yang lalu

Perusahaan Keamanan Siber India Memakai AI untuk Memangkas Pengujian Kerentanan hingga Hitungan Jam

Perusahaan keamanan siber India termasuk Indusface dan Astra Security sedang mengadopsi agen AI yang dibangun di atas model bahasa besar untuk mempercepat pengujian kerentanan perangkat lunak dari hitungan hari atau minggu menjadi hitungan jam, menurut The Economic Times. Perubahan ini mencerminkan meningkatnya kecepatan pelaku dan munculnya kemampuan alat AI

CryptoFrontier1jam yang lalu

Membantah gelembung AI! CEO BlackRock: Kekurangan daya komputasi akan memunculkan “pasar futures daya komputasi”

Permintaan global untuk AI dan kebutuhan komputasi melonjak, CEO BlackRock Fink membantah adanya gelembung AI, dengan menyatakan kelangkaan daya komputasi akan melahirkan kategori aset baru bernama “komputasi berjangka”. Untuk mengikuti tren, BlackRock bekerja sama dengan Microsoft, Nvidia, dan MGX mengucurkan ratusan miliar dolar AS untuk pusat data dan infrastruktur energi; GIP membeli Aligned Data Centers dengan nilai sekitar 40 miliar dolar AS, serta berkolaborasi dengan EQT untuk akuisisi AES senilai 10,7 miliar dolar AS. Fink dan pihak lain seperti Brookfield memandang ini sebagai peluang investasi majemuk yang kokoh dalam jangka panjang, dengan imbal hasil yang dapat berlanjut selama puluhan tahun.

ChainNewsAbmedia2jam yang lalu
Komentar
0/400
Tidak ada komentar