Menurut Jin10, pada 26 Juni, Menteri Luar Negeri UEA Sheikh Abdullah bin Zayed Al Nahyan dan Menteri Luar Negeri Iran Araghchi melakukan panggilan telepon untuk membahas perkembangan regional setelah nota kesepahaman AS-Iran.
Al Nahyan menekankan bahwa semua pihak harus sepenuhnya mematuhi ketentuan perjanjian, segera menghentikan permusuhan, menghormati kedaulatan nasional, menegakkan hukum internasional, dan menjamin kebebasan navigasi termasuk melalui Selat Hormuz. Ia menyatakan harapan bahwa negosiasi AS-Iran yang sedang berlangsung akan menghasilkan hasil positif bagi stabilitas regional dan menegaskan bahwa dialog diplomatik adalah pendekatan terbaik untuk menyelesaikan krisis regional dan internasional.