Uni Emirat Arab secara resmi menarik diri dari Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan mekanisme OPEC+ pada 1 Mei (waktu setempat), menurut laporan. Langkah ini dipandang sebagai peristiwa bersejarah ketika negara-negara penghasil minyak di Timur Tengah menilai ulang keamanan, posisi pasar, dan kedaulatan menyusul tindakan AS dan Israel terhadap Iran, demikian analisis yang dikutip oleh CCTV Finance.
Konteks Geopolitik
Penarikan ini menandai pergeseran dari model tradisional di mana negara-negara Teluk beroperasi di bawah disiplin produksi yang terkoordinasi, penyelesaian transaksi dalam dolar AS, serta kerangka keamanan yang selaras dengan kepentingan Amerika. Berdasarkan pemberitaan, pengaturan yang selama ini menjadi landasan kini mulai menunjukkan tanda-tanda ketegangan.
Penilaian Bloomberg
Bloomberg menggambarkan keluarnya Uni Emirat Arab sebagai “indikasi terbaru tentang bagaimana konflik Iran akan membentuk ulang pasar energi global dalam beberapa tahun mendatang,” menurut kutipan CCTV Finance dari media berita AS.
Implikasi bagi Pasar Energi
Para analis yang dikutip dalam sumber tersebut menyarankan bahwa penarikan Uni Emirat Arab dengan jelas menunjukkan bahwa kepercayaan politik yang menopang sistem petrodolar mulai melemah. Menurut analisis yang disajikan, ketika negara-negara penghasil minyak mulai mengejar “otonomi strategis”, mereka kemungkinan akan lebih bersedia mengeksplorasi pengaturan penyelesaian lintas mata uang, perjanjian pasokan jangka panjang, pertukaran mata uang lokal, kerja sama yang ditargetkan dengan pelanggan regional yang stabil, serta struktur investasi energi yang menghindari saluran keuangan Barat tradisional.
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke
Penafian.
Artikel Terkait
Barclays Merevisi Prakiraan Suku Bunga The Fed 2026, Menghapus Ramalan Pemotongan Suku Bunga 25bp pada 25 September
Menurut Barclays, bank tersebut kini memperkirakan Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tidak berubah sepanjang 2026, membalikkan perkiraan sebelumnya bahwa akan ada pemotongan suku bunga 25 basis poin pada September.
GateNews1jam yang lalu
Kurs USD/JPY Jebol di Bawah 156, Turun 0,68% Secara Intraday
Menurut ChainCatcher, mengutip Jinshi, USD/JPY turun di bawah 156 intraday pada 4 Mei, merosot 0,68% selama sesi.
GateNews4jam yang lalu
Powell Berencana Tetap Menjadi Anggota Dewan The Fed Setelah Mengundurkan Diri pada Mei, Kata Sumber
Menurut sumber yang dikutip oleh Odaily, Ketua Federal Reserve Jerome Powell berencana untuk tetap menjadi anggota dewan setelah mengundurkan diri dari jabatannya pada Mei 2026. Keputusan tersebut, yang disebut sebagai hal yang secara historis jarang terjadi, bertujuan untuk menjaga kesinambungan kebijakan moneter dan memastikan institusi The Fed
GateNews5jam yang lalu
Wakil Gubernur Bank Sentral Korea Selatan Mempertimbangkan Kenaikan Suku Bunga di Tengah Risiko Inflasi yang Meningkat
Menurut Odaily, wakil gubernur bank sentral Korea Selatan, Ryoo Sangdai, mengatakan sudah saatnya mempertimbangkan kenaikan suku bunga. Ryoo, anggota komite kebijakan moneter, mengutip ketahanan ekonomi yang lebih kuat dari perkiraan setelah ketegangan di Timur Tengah serta meningkatnya tekanan inflasi.
GateNews5jam yang lalu
Futures Saham AS Menguat 0,2%, Minyak Turun 2% di Tengah Prospek Kesepakatan Iran
Pada Senin (4 Mei), futures saham AS naik karena sentimen risiko yang membaik didukung prospek pengiriman akan kembali beroperasi melalui Selat Hormuz dan adanya kemajuan menuju kesepakatan AS-Iran. Futures indeks S&P 500 naik 0,2% setelah indikator acuan ditutup pada rekor tertinggi pada Jumat. Minyak mentah Brent turun 2% i
GateNews9jam yang lalu
Federal Reserve Memiliki Peluang 92,8% untuk Mempertahankan Suku Bunga Tetap pada Juni, Tunjukkan CME FedWatch
Berdasarkan CME FedWatch, pada awal Mei 2026, Federal Reserve memiliki probabilitas 92,8% untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah pada Juni, dengan hanya peluang 7,2% untuk pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin. Untuk Juli, probabilitas mempertahankan suku bunga tetap sebesar 88,8%, dengan peluang 10,9% untuk pemotongan 25 basis poin a
GateNews10jam yang lalu