Menurut Kepala Ekonom Allianz Mohamed El-Erian, imbal hasil gilt Inggris tenor 10 tahun menembus 5,1% pada 12 Mei, sementara imbal hasil tenor 30 tahun mencapai level tertinggi sejak Maret 1998. Meski terjadi lonjakan tajam pada imbal hasil obligasi pemerintah, pound sterling tidak mendapatkan dukungan dan tetap berada di bawah tekanan. El-Erian memperingatkan bahwa menjaga kepercayaan pasar terhadap stabilitas fiskal sangat penting untuk menghindari pengulangan peristiwa 2022 “Liz Truss moment”, yang mendorong sistem pensiun Inggris ke ambang kehancuran.
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke
Penafian.
Artikel Terkait
Imbal Hasil Treasury AS 6-Minggu Meningkat hingga 3,615% pada 12 Mei
Pada 12 Mei, lelang Surat Utang Negara AS tenor 6 minggu diselesaikan dengan imbal hasil 3,615%, naik dari 3,60% pada lelang sebelumnya.
GateNews6menit yang lalu
Imbal Hasil Obligasi Treasury AS 1-Tahun Mencapai 3,65% pada 12 Mei, Naik 9 Basis Poin
Imbal hasil Treasury tenor 1 tahun AS naik menjadi 3,65% pada lelang hari ini 12 Mei, dari 3,56% pada lelang sebelumnya, menandai kenaikan 9 basis poin.
GateNews8menit yang lalu
CEO JPMorgan Dimon Memperingatkan Masalah Perdagangan AS-Eropa yang “Bodoh”, Menyebut Kekhawatiran Timur Tengah
Menurut Bloomberg Television, CEO JPMorgan Jamie Dimon memperingatkan pada Selasa bahwa penyelesaian masalah perdagangan yang “bodoh” antara AS dan Eropa akan membuka jalan bagi pertumbuhan ekonomi yang lebih baik. Berbicara pada konferensi tahunan global markets JPMorgan di Paris, Dimon mengatakan bahwa tujuannya harus “memiliki Eropa yang lebih kuat, sehingga kedua ekonomi tumbuh dengan lebih baik.” Dimon juga menyoroti konflik Timur Tengah sebagai “masalah besar”, memperingatkan bahwa situasi
GateNews13menit yang lalu
Strategist Yardeni Tetap Tenang atas Imbal Hasil Treasury AS di 4,25%–4,75%, Melihat Levelnya sebagai Hal yang Normal
Menurut Bloomberg Television, strategist Ed Yardeni mengatakan investor menangani kenaikan imbal hasil U.S. Treasury dengan tenang, dengan imbal hasil 10-tahun berada di 4,25%-4,75% yang mencerminkan level normal. “Saya tidak khawatir dengan ini,” kata Yardeni, seraya mencatat bahwa U.S. Treasuries tetap dipandang sebagai safe haven di tengah banyak kekhawatiran global. Jika imbal hasil terus naik, Menteri Keuangan Benson mungkin mempertimbangkan untuk mengurangi penerbitan obligasi jangka panja
GateNews43menit yang lalu
Imbal Hasil Treasury AS Berkorelasi dengan Harga Minyak, Tidak Ada Katalis yang Jelas untuk Penjualan Jangka Panjang
Menurut Subadra Rajappa, kepala riset Amerika di Société Générale, imbal hasil Treasury AS telah berfluktuasi dalam rentang yang telah ditentukan dalam beberapa hari terakhir, bergerak seiring dengan perubahan harga minyak. Bank tersebut mencatat saat ini belum ada katalis yang jelas yang dapat memicu aksi jual obligasi secara berkelanjutan, meskipun harga di dalam rentang tersebut terus mengalami volatilitas.
GateNews1jam yang lalu
Strategi Pasar Memprediksi Fluktuasi Imbal Hasil Treasury AS yang Moderat dalam Beberapa Bulan Mendatang Meski Ada Kejut Minyak Perang Iran
Menurut Reuters, para strategis pasar AS memperkirakan imbal hasil Treasury akan mengalami fluktuasi yang relatif moderat dalam beberapa bulan mendatang, meski terjadi guncangan harga energi akibat konflik AS-Israel dengan Iran. Harga minyak telah melonjak hampir 50%, sehingga memunculkan kekhawatiran inflasi di kalangan peramal. Namun, para strategis masih terbagi: sementara banyak yang memperingatkan agar tidak meremehkan tekanan inflasi dari harga minyak yang lebih tinggi, mereka tetap memper
GateNews1jam yang lalu