Menurut pernyataan bersama dari Otoritas Perilaku Keuangan (UK Financial Conduct Authority), Bank of England, dan HM Treasury, sistem kecerdasan buatan (AI) generasi awal menimbulkan risiko siber yang terus meningkat terhadap perusahaan keuangan yang teregulasi. Para regulator memperingatkan bahwa model AI generasi awal sudah memiliki kemampuan siber yang melampaui apa yang dapat dicapai oleh praktisi manusia yang terampil, sekaligus beroperasi dengan kecepatan, skala, dan biaya yang jauh lebih besar serta lebih rendah. Otoritas menyoroti kemampuan AI generasi awal untuk dengan cepat mengidentifikasi kerentanan di berbagai lingkungan teknologi dan memungkinkan eksploitasi dengan skala jauh lebih besar dibanding operasi siber tradisional, sehingga memperparah risiko terhadap stabilitas keuangan, integritas pasar, dan kelangsungan operasional.
Berita Terkait
CME dan ICE Dorong Pengetatan pada Perdagangan Minyak Hyperliquid
OpenAI menimbang langkah hukum atas Siri bertenaga ChatGPT dari Apple
Anthropic membahas persaingan AI AS-Tiongkok: keunggulan Tiongkok berpotensi menjadi ancaman global, tiga saran untuk memperkuat parit pertahanan (moat) AS