Menurut Jin10 Data, pada 18 Juni (waktu Beijing), pejabat AS dan Iran mengonfirmasi bahwa presiden kedua negara menandatangani nota kesepahaman.
Namun, sejumlah warga Iran menyatakan skeptis terhadap komitmen AS pada perjanjian tersebut. Seorang warga mengatakan, "Saya tidak sepenuhnya memahami nota itu, dan saya tidak yakin apakah AS menyertakan trik apa pun. Mereka mungkin melancarkan serangan lain dan mengingkari janji." Yang lain berkata, "Saya tidak punya harapan agar itu terlaksana, karena rekam jejak Amerika berulang kali membuktikan bahwa mereka pembohong."