Menurut Fox News, militer AS menyerang pelabuhan Iran di Kharg dan Bandar Abbas pada awal 8 Mei (waktu Beijing), ungkap seorang pejabat senior AS. Pejabat itu menyatakan serangan tersebut tidak menandai dimulainya kembali perang atau berakhirnya perjanjian gencatan senjata. Operasi itu dilakukan setelah Iran meluncurkan 15 rudal balistik dan jelajah dari pelabuhan Fujairah di Uni Emirat Arab dua hari sebelumnya. Pejabat Pentagon sebelumnya menggambarkan serangan Iran sebagai “berintensitas rendah”, dengan mengatakan serangan itu tidak melanggar ketentuan gencatan senjata.
Related News
Bentrok baru di Selat Hormuz antara Iran dan AS, trader long Bitcoin terhapus lebih dari 269 juta dolar AS
Konflik Iran-AS di Selat Hormuz, saham AS naik lalu terkoreksi dolar, Bitcoin turun kembali ke 80.000 dolar AS
Trump mengejek Iran: menolak perundingan damai akan membuat pemboman “lebih besar”, harga minyak turun 6%, saham AS kompak menguat