Menurut BlockBeats, pada 11 Juli, pemerintahan Trump mengumumkan rencana untuk melonggarkan pembatasan ekspor ke UEA, membuka jalan bagi teknologi canggih termasuk satelit komersial dan semikonduktor untuk kecerdasan buatan. Kementerian Perdagangan AS menyatakan dalam pemberitahuan yang akan datang bahwa UEA kini memenuhi syarat untuk perlakuan yang lebih longgar di bawah peraturan pengendalian ekspor AS.
Perubahan kebijakan ini akan memungkinkan perusahaan berbasis di UEA untuk melanjutkan rencana pembelian chip AI canggih dari Nvidia, AMD, dan Cerebras Systems, sesuai kesepakatan yang dicapai lebih dari setahun lalu untuk memasok ribuan prosesor ke perusahaan teknologi yang didukung negara, G42, untuk pusat data AI regional.