Menurut Oil Price, mengutip penelitian dan data Ember serta data dari U.S. Energy Information Administration, pasokan listrik Amerika Serikat mencapai rekor 2.234 terawatt-jam pada paruh pertama 2026, naik 3% year-over-year. Lonjakan ini menandai tahun kedua berturut-turut dengan rekor All-Time High baik pada pembangkitan maupun konsumsi listrik.
Pusat data menjadi pendorong utama pertumbuhan ini. Goldman Sachs memprediksi permintaan listrik pusat data AS akan lebih dari dua kali lipat dari 31 gigawatt pada 2025 menjadi 66 gigawatt pada 2027, yang akan menyumbang 8,5% dari permintaan daya puncak musim panas pada 2027, naik dari 4,1% tahun lalu.