Konflik AS-Iran Mempercepat Pergeseran Wall Street ke Aset yang Ditokenisasi, Lonjakan Pasar RWA

Pesan Gate News, 22 April — Konflik AS-Iran yang sedang berlangsung sedang mempercepat adopsi Wall Street terhadap aset real dunia yang ditokenisasi (RWAs) untuk mengurangi risiko volatilitas geopolitik. Per April 2026, pasar Treasuries AS yang ditokenisasi telah melonjak hingga $12,78 miliar, sementara institusi keuangan semakin mengandalkan perdagangan berbasis blockchain untuk mengelola ketegangan geopolitik 24/7 yang tidak mampu ditangani pasar tradisional.

Penutupan pasar keuangan tradisional pada akhir pekan telah muncul sebagai kerentanan kritis, dengan eskalasi geopolitik besar—seperti serangan AS terhadap Iran pada Februari 2026—sering terjadi selama jam di luar pasar. Akibatnya, meja perdagangan Wall Street kini menggunakan aset yang ditokenisasi dan perpetual futures di platform terdesentralisasi sebagai mekanisme penetapan harga utama untuk emas, minyak, dan war risk ketika bursa warisan sedang offline. Gangguan pada rute perdagangan fisik, khususnya di Selat Hormuz, telah mempercepat permintaan untuk penyelesaian instan melalui infrastruktur blockchain.

Pelaku institusional besar telah beralih dari program percontohan ke penerapan skala penuh. BlackRock telah mengumpulkan sekitar $1,9 miliar dalam Treasuries AS yang ditokenisasi di dalam dana BUIDL-nya, sementara Franklin Templeton dan perusahaan-perusahaan besar lainnya telah mengintegrasikan sekuritas yang ditokenisasi ke dalam penawaran inti untuk menghindari hambatan sistem perbankan tradisional selama krisis. Perpetual futures on-chain untuk komoditas seperti emas dan minyak kini menyumbang lebih dari 67% dari kontrak yang diterapkan oleh builder di bursa terdesentralisasi, dengan volume perdagangan akhir pekan meningkat sembilan kali lipat sejak awal 2026.

Sementara itu, Kepala Ekonom IMF Pierre-Olivier Gourinchas menekankan bahwa konflik AS-Iran menimbulkan risiko ekonomi yang jauh lebih besar dibanding tarif Presiden Trump. Ia memperingatkan bahwa beberapa negara menghadapi potensi resesi, dengan harga minyak rata-rata $110 per barel pada 2026 dan berpotensi $125 pada 2027. Dalam skenario yang merugikan, pertumbuhan PDB global bisa turun menjadi 2,5%, sementara proyeksi skenario terburuk dana tersebut mengasumsikan konflik yang lebih dalam yang mendorong harga minyak lebih tinggi dan pertumbuhan global menjadi 2%. Prakiraan ini mendorong para investor untuk mempercepat adopsi minyak yang ditokenisasi dan platform keuangan terdesentralisasi untuk lindung nilai terhadap guncangan pasokan energi.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

Peringatan TradFi Naik: USDCOP (US Dollar vs Colombia Peso) Naik Melebihi 1.5%

Gate News: Menurut data terbaru Gate TradFi, USDCOP (US Dollar vs Colombia Peso) telah melonjak sebesar 1.5% dalam waktu singkat. Volatilitas saat ini secara signifikan lebih tinggi dibandingkan rata-rata terbaru, menunjukkan peningkatan aktivitas pasar.

GateNews3jam yang lalu

Harga XRP Memampat dalam Pola Segitiga Saat Arus ETF Pulih

Wawasan Utama Harga XRP menyempit dalam segitiga simetris saat volatilitas menurun, menandakan potensi terjadinya breakout sementara trader secara ketat memantau level resistensi dan support. XRPL mencatat pertumbuhan kuat pada tokenisasi U.S. Treasuries dan volume transfer, yang menunjukkan semakin meningkatnya

CryptoNewsLand5jam yang lalu

Pasar Saham AS Ditutup Lebih Rendah pada Senin; Dow Turun 1,1%, Intel Turun 4%

Menurut ChainCatcher, pada Senin (4 Mei), pasar saham AS ditutup lebih rendah. Dow Jones Industrial Average turun 1,1%, sementara S&P 500 melemah 0,4% dan Nasdaq Composite turun 0,19%. Di antara saham-saham individu, Intel (INTC) turun hampir 4%, Apple (AAPL) turun 1%, Micron Technology (MU)

GateNews5jam yang lalu

Dow Jones Turun 557,37 Poin pada 4 Mei; S&P 500 dan Nasdaq Turut Melemah

Berdasarkan data pasar Gate, pada 4 Mei, Indeks Dow Jones ditutup turun 557,37 poin (-1,13%) menjadi 48.941,9. Indeks S&P 500 turun 29,37 poin (-0,41%) menjadi 7.200,75, sementara Nasdaq Composite turun 46,64 poin (-0,19%) menjadi 25.067,8.

GateNews11jam yang lalu

Pakar Keuangan Menjelaskan Mengapa Pasar Saham Akan Anjlok, Bisakah Kripto Justru Mengalami Reli?

Seorang ahli keuangan menjelaskan mengapa pasar saham akan mengalami crash. Dia membahas secara rinci bagaimana The Fed bisa merespons dan bagaimana cara terbaik untuk menghadapinya. Bisakah reli harga kripto terjadi sebagai gantinya? Seorang ahli keuangan terkemuka menjelaskan mengapa pasar saham akan mengalami crash suatu saat tahun ini,

CryptoNewsLand12jam yang lalu
Komentar
0/400
Tidak ada komentar