Ketegangan AS-Iran Meningkat Saat Bomber B-1 Diterjunkan, Perundingan Macet pada 24 Juli

Berdasarkan pelacakan data Jin10 pada 24 Juli, ketegangan AS–Iran meningkat secara signifikan setelah AS menerjunkan pengebom B-1 dan kedua belah pihak saling bertukar serangan militer. Garda Revolusi Iran diklaim menargetkan posisi militer AS di Kuwait dan Qatar, sambil memperingatkan bahwa setiap serangan terhadap infrastruktur sipil Iran akan memicu serangan terhadap fasilitas energi dan ekonomi di kawasan.

Menteri Luar Negeri AS Rubio menyatakan bahwa Iran menolak kesepakatan gencatan senjata yang diusulkan selama 10 hari dan akan menghadapi konsekuensi yang terus meningkat. Mesir mengakui adanya potensi untuk mediasi, tetapi perundingan masih menemui jalan buntu.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar