Penawaran exchange-traded fund (ETF) leverage AS melampaui 700 produk pada paruh pertama tahun ini, dengan 210 ETF leverage dan inverse baru yang diluncurkan dalam periode tersebut, menurut riset independen dari TKL. Ekspansi cepat ini mencerminkan insentif yang selaras di antara investor yang mencari imbal hasil di atas tolok ukur pasar, manajer aset yang mengantongi biaya lebih tinggi dibanding dana standar, serta perusahaan pialang yang meraih keuntungan sebagai penyedia likuiditas. Ketiadaan batasan regulasi yang jelas telah memungkinkan peluncuran produk yang berkelanjutan, dengan pasokan yang diperluas menarik arus modal yang besar dan memperbesar volatilitas pasar dalam sebuah siklus yang oleh pengamat pasar dinilai bermasalah.
Peluncuran US Leverage ETF Makin Ngebut ke 210 Produk pada Paruh Pertama
Pasar saham AS kini menampung lebih dari 700 ETF leverage, dengan lebih dari 400 yang melacak volatilitas saham individu sebagai produk leverage single-name, menurut data TKL. Kecepatan peluncuran produk telah meningkat tajam: pasar memiliki sekitar 200 ETF leverage pada 2022, sekitar 300 pada 2024, melonjak menjadi 500 tahun lalu, dan mencapai sekitar 700 tahun ini. Hanya pada paruh pertama tahun ini, tercatat 210 pencatatan ETF leverage dan inverse baru, melampaui total produk sepanjang tahun lalu sebanyak 205.
Juni mencatat aktivitas yang sangat terkonsentrasi, dengan 117 produk leverage dan inverse diluncurkan pada bulan tunggal itu, yang mewakili kira-kira setengah dari 239 ETF baru yang diperkenalkan secara keseluruhan. Produk leverage dan inverse menyumbang 31% dari seluruh ETF terdaftar di AS pada paruh pertama tahun ini, naik dari 22% tahun lalu.
25 ETF Leverage AS Teratas Mengelola Aset Senilai $131,4 Miliar
Arus dana ke produk-produk ini telah mencapai skala yang besar. ETF Database melaporkan bahwa 25 ETF leverage teratas yang terdaftar di bursa AS mengelola $131,4 miliar dalam aset kelolaan (AUM) per penutupan pasar pada tanggal 14 (waktu setempat). Dua dana terbesar berdasarkan AUM adalah ProShares UltraPro QQQ (TQQQ) dan Direxion Daily Semiconductor Bull 3X Shares (SOXL), yang masing-masing melacak tiga kali imbal hasil indeks Nasdaq 100 dan indeks semikonduktor. Dengan banyak produk menawarkan leverage 3x atau lebih, eksposur pasar aktual mendekati tiga kali volume perdagangan dan aset yang dilaporkan.
Volatilitas SK Hynix ADR Mengikuti Pengenalan Leverage ETF Saham Tunggal
Perbanyakan produk leverage berkontribusi pada peningkatan volatilitas pada saham individual dan pasar yang lebih luas. SK Hynix American depositary receipts (ADR) naik 27% setelah pencatatan, lalu turun 9% pada hari berikutnya. Analis industri sekuritas mengaitkan tingginya volatilitas harga dengan peluncuran ETF leverage saham tunggal segera setelah pencatatan, ditambah dengan masuknya modal opsi put yang signifikan saat deviasi harga dari saham acuan melebar.
Warren Buffett Mengkritik Preferensi Judi Investor di CNBC
Ketua Berkshire Hathaway Warren Buffett menyoroti tingkat selera risiko yang tinggi di pasar saat ini dan perilaku investor. Saat tampil di CNBC pada hari sebelumnya, Buffett mengatakan bahwa investor di pasar keuangan saat ini sedang berjudi. “Ketika semua orang lebih memilih berjudi daripada berinvestasi, menjadi sulit menemukan saham yang bernilai,” kata Buffett. “Namun karena manusia terlalu menyukai berjudi, lebih banyak uang masuk untuk menciptakan penjudi dibanding untuk membina investor.”
FAQ
Berapa jumlah ETF leverage saat ini yang terdaftar di pasar saham AS?
Menurut riset independen TKL, pasar saham AS kini menampung lebih dari 700 ETF leverage, dengan lebih dari 400 di antaranya merupakan produk single-name yang melacak volatilitas saham individu.
Berapa banyak ETF leverage baru yang diluncurkan pada paruh pertama tahun ini?
Paruh pertama tahun ini mencatat 210 pencatatan ETF leverage dan inverse baru di pasar AS, melampaui total sepanjang tahun lalu sebanyak 205 produk. Hanya di Juni tercatat 117 peluncuran produk leverage dan inverse baru.
Apa yang Warren Buffett katakan soal perilaku pasar saat ini?
Warren Buffett menyatakan di CNBC bahwa investor sedang berjudi ketimbang berinvestasi. Ia mengatakan bahwa ketika semua orang lebih memilih berjudi daripada berinvestasi, menjadi sulit menemukan saham yang bernilai, serta mencatat bahwa lebih banyak uang masuk untuk menciptakan penjudi dibanding membina investor karena manusia menyukai berjudi.