Jaksa AS Mendakwa Tiga Orang Atas Skema Server AI Nvidia Senilai Lebih dari $2,5 Miliar yang Dikirim ke China via Thailand

GateNews

Menurut Bloomberg, dalam surat dakwaan Maret, jaksa AS menuduh tiga orang, termasuk salah satu pendiri Supermicro, melakukan pengiriman setidaknya senilai $2,5 miliar server AI buatan AS yang berisi chip Nvidia melalui Thailand dan Taiwan menuju China, yang diduga melanggar aturan ekspor. Surat dakwaan tersebut menyebut sebuah perusahaan yang berbasis di Bangkok, OBON Corp, sebagai pihak yang memfasilitasi perpindahan barang. Beberapa server dilaporkan telah dijual ke Alibaba, meski perusahaan itu membantah memiliki hubungan bisnis apa pun dengan Supermicro atau pihak-pihak yang terlibat.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar