XRP Mengisi Volume Perdagangan 24 Jam Upbit saat Permintaan Korea Meningkat

CryptoFrontier

XRP Menguasai Volume Perdagangan Upbit

XRP melonjak ke posisi teratas dalam volume perdagangan 24 jam Upbit, bursa kripto terbesar di Korea Selatan, melampaui Bitcoin, Ethereum, dan USDT, menurut analis pasar Xaif Crypto. Langkah ini menggarisbawahi permintaan ritel yang tidak biasa kuat untuk XRP di Korea, sebuah pola yang terus membedakan pasar tersebut dalam skala global.

Meski Bitcoin masih mendominasi secara global, pasar kripto Korea Selatan secara konsisten mengikuti ritme yang berbeda. Didorong sebagian besar oleh investor ritel, pasar ini menunjukkan preferensi kuat dan berkelanjutan terhadap XRP.

Faktor yang Mendorong Daya Tarik XRP di Korea

Harga unit XRP yang relatif rendah dibandingkan Bitcoin sering kali memberinya keunggulan psikologis, membuatnya terasa lebih mudah diakses oleh trader kecil yang mencari potensi kenaikan yang lebih tinggi dan masuk pasar yang lebih gampang.

Di luar sentimen pasar, waktu penyelesaian XRP yang cepat dan likuiditas yang kuat telah memperkuat daya tariknya di kalangan trader Korea. Order book yang dalam di berbagai bursa besar mendukung perdagangan aktif, sementara volatilitas yang sering terus menarik peserta ritel yang berorientasi momentum. Kekuatan-kekuatan ini telah membantu XRP mempertahankan basis penggemar yang setia secara konsisten di Korea Selatan di berbagai siklus pasar.

Konteks Historis: Asal Usul XRP di Korea pada 2017

Jejak pengikut XRP yang kuat di Korea Selatan bermula dari bull market 2017, ketika XRP menjadi tertanam kuat dalam budaya perdagangan ritel negara tersebut. Meski Bitcoin cenderung mendominasi sebagian besar pasar global, trader Korea secara konsisten menunjukkan preferensi yang lebih kuat terhadap XRP, sehingga aset digital ini tetap menjadi salah satu yang paling aktif diperdagangkan selama bertahun-tahun. Loyalitas itu sebagian besar tetap bertahan melewati beberapa siklus pasar.

Perkembangan Institusional yang Mendukung XRP

Lebih baru, sentimen mungkin mendapat dukungan tambahan dari jejak Ripple yang semakin meluas di wilayah tersebut. K Bank Korea Selatan telah bekerja sama dengan Ripple untuk uji coba sistem pembayaran lintas batas berbasis blockchain, termasuk pengujian yang melibatkan infrastruktur dompet Palisade di Uni Emirat Arab dan Thailand.

Ripple juga diposisikan untuk berkontribusi pada sistem penyelesaian obligasi pemerintah berbasis token pertama di Korea Selatan melalui kemitraan yang melibatkan Kyobo Life Insurance. Jika terwujud, ini akan menjadi perubahan peran Ripple dari perdagangan kripto menjadi infrastruktur keuangan institusional inti, khususnya di pasar yang teregulasi. Meningkatnya minat institusional pada teknologi pembayaran Ripple memperkuat relevansinya di lanskap remitansi dan penyelesaian Asia yang terus berkembang.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar