Indeks saham AS bertahan stabil di dekat rekor tertinggi pada Selasa ketika investor memantau perkembangan geopolitik dan laporan kinerja perusahaan. Indeks S&P 500 naik 0,1% pada pukul 9:34 pagi waktu New York, sementara Indeks Nasdaq 100 naik 0,2%, menurut data pasar.
Enam dari 11 sektor diperdagangkan di zona positif, dengan konsumen diskresioner dan material memimpin kenaikan. Saham energi melemah seiring harga minyak mentah turun.
Minyak mentah West Texas Intermediate turun sekitar 4% menjadi sekitar $91 per barel, membebani sektor energi.
Stabilnya pasar saham AS terjadi saat Amerika Serikat menunggu respons dari Iran terkait proposal untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang yang masih berlangsung. Investor secara bersamaan menelaah laporan pendapatan dari beberapa perusahaan selama sesi tersebut.
Related News
Kenaikan Saham Korea Selatan Mengungguli Pasar Global di Tengah Booming AI
Laba S&P 500 Melampaui Ekspektasi di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Saham Uber Menguat 7% Berkat Kinerja Kuartal 1 yang Mengungguli Ekspektasi
Bitcoin Tembus $78.200 saat Glassnode Menandai Resistensi $85.200