Startup AS Menentang Larangan Model AI China dalam Surat kepada Administrasi Trump

BABA0,54%
NVDA-4,52%
Key Takeaways
  • Hampir 200 startup AS mendesak pemerintahan Trump agar tidak melarang akses ke model AI open-weight dari Tiongkok pada 27 Juli.
  • Little Tech Association memperingatkan bahwa pembatasan yang luas akan meningkatkan biaya pengembangan dan memperkuat dominasi OpenAI dan Anthropic.
  • Pemerintahan Trump sedang meninjau kebijakan, termasuk kemungkinan penerapan Entity List untuk beberapa laboratorium AI di Tiongkok.

Hampir 200 startup Silicon Valley AS mengirim surat bersama melalui Little Tech Association yang baru dibentuk kepada Presiden Trump dan beberapa pejabat pemerintah pada 7月27日週一, mendesak agar pemerintahan tidak menerapkan larangan luas bagi perusahaan AS untuk mengakses model artificial intelligence (AI) berbobot terbuka (open-weight) dari Tiongkok. Surat tersebut memperingatkan bahwa pembatasan menyeluruh tidak akan mencegah model Tiongkok menyebar di pasar lain, sekaligus meningkatkan biaya pengembangan bagi startup AS, yang selanjutnya mengonsolidasikan dominasi pasar pemain AI dalam negeri besar seperti OpenAI dan Anthropic. Upaya advokasi ini muncul saat pemerintahan Trump meninjau kebijakan terkait model AI Tiongkok, dengan pembahasan internal mengenai pembatasan akses AS terhadap sistem AI Tiongkok yang lebih canggih serta kemungkinan penetapan Entity List untuk beberapa lab AI Tiongkok tertentu.

Little Tech Association Mendorong Langkah Keamanan yang Ditargetkan, Bukan Larangan Menyeluruh

Little Tech Association menyatakan bahwa mempertahankan kepemimpinan AI global AS memerlukan pengembangan model open domestik yang kompetitif secara internasional, sambil mengizinkan pengembang Amerika menggunakan model open-weight global yang sudah ada. Asosiasi tersebut mendorong pemerintah menerapkan langkah perlindungan yang presisi yang menargetkan keamanan siber, hak kekayaan intelektual, atau aplikasi militer, namun tidak menerapkan larangan unduh atau penggunaan menyeluruh pada model Tiongkok. Sebagian startup AS saat ini bergantung pada model berbiaya rendah yang disediakan perusahaan Tiongkok, termasuk Alibaba dan Moonshot AI, untuk mengembangkan produk. Jika dipaksa beralih ke model Amerika tertutup yang lebih mahal, biaya operasional dan penelitian akan meningkat secara signifikan.

Pemerintahan Trump Meninjau Kebijakan Akses Model AI Tiongkok

Menurut laporan Axios, Gedung Putih secara internal membahas pembatasan agar perusahaan AS tidak mengakses model AI Tiongkok yang canggih. Kementerian Perdagangan mempertimbangkan menambahkan beberapa lab AI Tiongkok ke Entity List, yang mewajibkan perusahaan AS memperoleh izin sebelum melakukan transaksi atau kolaborasi dengan entitas-entitas tersebut. Namun, belum ada keputusan formal yang final. Pemerintah saat ini tampaknya lebih condong menerapkan sanksi terhadap perusahaan-perusahaan Tiongkok individual yang dicurigai melakukan pencurian teknologi atau distilasi yang tidak semestinya dari model-model AS, ketimbang langsung menerapkan larangan komprehensif untuk semua model open dari Tiongkok.

CEO Nvidia Dukung Pendekatan Model Open-Weight

CEO Nvidia (NASDAQ: NVDA) Jensen Huang baru-baru ini secara terbuka mendukung model open-weight, dengan menyatakan bahwa model AI Tiongkok memiliki kemampuan yang kompetitif dan bahwa model open memfasilitasi difusi teknologi ke lebih banyak industri. Huang mengindikasikan bahwa kekhawatiran nyata bagi Amerika Serikat seharusnya makin meluas pada larangan yang semakin luas dan blokade pasar. Pengamat pasar mencatat perdebatan ini meluas melampaui persaingan teknologi AS-Tiongkok untuk mencakup distribusi interest antara platform besar dan pengembang kecil-menengah di industri AI AS. Jika Washington mengadopsi langkah pembatasan yang komprehensif, perlindungan jangka pendek untuk penyedia model AS besar mungkin terjadi, tetapi kemampuan startup hilir untuk mengakses daya komputasi berbiaya rendah dan alat model bisa melemah.

FAQ

Apa yang diminta Little Tech Association kepada pemerintahan Trump pada 7月27日週一?

Hampir 200 startup Silicon Valley AS melalui Little Tech Association mengirim surat bersama kepada Presiden Trump dan pejabat pemerintah, meminta agar pemerintahan tidak menerapkan larangan luas bagi perusahaan AS untuk mengakses model AI berbobot terbuka (open-weight) dari Tiongkok. Surat tersebut berargumen bahwa pembatasan menyeluruh akan meningkatkan biaya pengembangan bagi startup AS dan memperkuat posisi pasar OpenAI dan Anthropic.

Tindakan kebijakan apa yang ditinjau pemerintahan Trump terkait model AI Tiongkok?

Menurut Axios, Gedung Putih secara internal membahas pembatasan akses perusahaan AS terhadap model AI Tiongkok yang canggih. Kementerian Perdagangan mempertimbangkan menambahkan beberapa lab AI Tiongkok ke Entity List, yang mewajibkan perusahaan AS memperoleh lisensi sebelum transaksi atau kolaborasi. Tidak ada keputusan formal yang final, dengan pemerintah saat ini lebih condong pada sanksi yang ditargetkan terhadap perusahaan Tiongkok individual yang dicurigai pencurian teknologi ketimbang larangan komprehensif terhadap semua model AI berbobot terbuka (open-weight) dari Tiongkok.

Posisi apa yang diambil CEO Nvidia Jensen Huang terkait model AI open-weight?

CEO Nvidia Jensen Huang secara terbuka mendukung model open-weight, dengan menyatakan bahwa model AI Tiongkok memiliki kemampuan yang kompetitif dan bahwa model open memfasilitasi difusi teknologi lintas industri. Huang menunjukkan bahwa perhatian AS yang sesungguhnya seharusnya pada larangan yang makin luas dan blokade pasar, bukan pada daya saing model Tiongkok.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar