Waton Financial meluncurkan MoTA Alpha, peningkatan besar pada platform investasi berbasis kecerdasan buatannya yang menghadirkan pasar terbuka untuk agen perdagangan AI pihak ketiga, alat kolaborasi multi-agen yang ditingkatkan, serta antarmuka yang didesain ulang bagi investor profesional. Perusahaan yang tercatat di Nasdaq ini mengubah model bisnisnya dari layanan pialang tradisional menuju teknologi finansial yang berpusat pada AI, dengan menempatkan beberapa agen AI khusus untuk melakukan riset, analisis, manajemen risiko, dan eksekusi dalam alur kerja yang memerlukan pengawasan manusia yang wajib. Peluncuran ini mencerminkan tren industri yang lebih luas, di mana perusahaan teknologi finansial bergerak melampaui chatbot obrolan generatif menuju agen perangkat lunak otonom yang mampu menyelesaikan tugas terstruktur dengan intervensi manusia yang terbatas.
MoTA, singkatan dari Manager of Trading Agents, dirancang sebagai ruang kerja yang berpusat pada AI, tempat profesional investasi dapat menyusun tim dari agen AI khusus yang berkolaborasi pada berbagai bagian proses investasi. Rilis Alpha menghadirkan tiga tambahan utama.
Pertama adalah Agent Talents Market, sebuah ekosistem tempat pengembang pihak ketiga dapat membuat dan mempublikasikan agen perdagangan AI yang dapat dideploy pengguna melalui platform Waton. Sementara pengembang tetap mengontrol logika dasar setiap agen, Waton menyediakan infrastruktur, lingkungan eksekusi, dan pasar.
Kedua adalah lapisan orkestrasi yang didesain ulang untuk meningkatkan komunikasi antar agen AI sambil membuat jejak audit rinci dari setiap rekomendasi dan keputusan. Persetujuan manusia tetap wajib sebelum keputusan investasi apa pun dieksekusi.
Ketiga adalah antarmuka yang didesain ulang, yang ditujukan untuk meningkatkan efisiensi alur kerja sembari mempertahankan desain khas berbasis seni pixel pada platform.
Sejak listing di Nasdaq pada April 2025, perusahaan telah menghasilkan sebagian besar pendapatannya dari layanan pialang sekuritas dan perangkat lunak Broker Cloud untuk institusi keuangan. MoTA Alpha memperkenalkan produk komersial baru yang diyakini manajemen dapat menjadi sumber pendapatan independen, bukan sekadar mendukung bisnis pialangnya.
Menurut perusahaan, strategi jangka panjangnya memadukan infrastruktur pialang tradisional dengan aplikasi finansial berbasis AI, menempatkan bisnisnya sejalan dengan sejumlah perusahaan yang berkembang yang membangun perangkat lunak berbasis agen ketimbang platform perdagangan konvensional.
“Kami tidak membangun chatbot untuk trading. Kami membangun platform tempat investor profesional mengelola tim agen AI, masing-masing dengan peran yang ditetapkan, akuntabilitas yang jelas, dan pengawasan manusia,” kata Tony Zhou, Ketua sekaligus Chief Technology Officer. “Agent Talents Market memperluas ini: MoTA bertransisi dari sebuah produk menjadi sebuah ekosistem.”
Waton mengatakan platform ini merupakan output komersial skala besar pertama dari investasi perusahaannya yang terus berkembang dalam kecerdasan buatan. Berdasarkan hasil keuangan perusahaan yang belum diaudit untuk semester pertama fiskal 2026, pendapatan meningkat 106,3% year over year menjadi $6,1 juta, sementara pendapatan dari pialang dan komisi naik 223,1% menjadi $4,17 juta.
Kas dan kas tersaring berjumlah $29,88 juta, dengan total aset mencapai $68,98 juta. Periode pelaporan ini juga menandai pertama kalinya perusahaan mengungkapkan beban penelitian dan pengembangan sebagai item baris keuangan yang terpisah, mencerminkan meningkatnya investasi dalam pengembangan produk AI.
Strategi Waton mencerminkan tren yang lebih luas di sektor teknologi finansial, di mana perusahaan bergerak melampaui chatbot AI generatif menuju agen perangkat lunak otonom yang mampu menyelesaikan tugas terstruktur dengan intervensi manusia yang terbatas. Pialang, bursa, dan perusahaan fintech telah semakin memperkenalkan asisten riset berbasis AI, alat portofolio, dan otomasi alur kerja dalam dua tahun terakhir.
Waton melangkah lebih jauh dengan memungkinkan beberapa agen AI khusus bekerja bersama dalam proses investasi yang diawasi. Platform saat ini mendukung ekuitas Hong Kong dan AS, dengan aset digital direncanakan sebagai bagian dari peta jalan produk di masa depan.
Pengujian beta publik diperkirakan mulai pada kuartal ketiga 2026. MoTA Alpha merupakan upaya Waton untuk memposisikan dirinya sebagai perusahaan platform AI, bukan pialang tradisional.
Apa yang diluncurkan Waton Financial bersama MoTA Alpha?
Waton Financial meluncurkan MoTA Alpha dengan tiga fitur utama: Agent Talents Market tempat pengembang pihak ketiga dapat membuat dan mempublikasikan agen perdagangan AI, lapisan orkestrasi yang didesain ulang untuk meningkatkan komunikasi antar agen AI sambil membuat jejak audit rinci, serta antarmuka yang didesain ulang yang ditujukan untuk meningkatkan efisiensi alur kerja. Persetujuan manusia tetap wajib sebelum keputusan investasi apa pun dieksekusi.
Bagaimana kinerja finansial Waton Financial pada semester pertama fiskal 2026?
Berdasarkan hasil keuangan perusahaan yang belum diaudit untuk semester pertama fiskal 2026, pendapatan meningkat 106,3% year over year menjadi $6,1 juta, sementara pendapatan dari pialang dan komisi naik 223,1% menjadi $4,17 juta. Kas dan kas tersaring berjumlah $29,88 juta, dengan total aset mencapai $68,98 juta.
Berita Terkait