Dalam laporan Pantera Capital berjudul 'State of Tokenization' yang dirilis pada 20 Mei, pasar aset tokenisasi telah tumbuh menjadi 321,1 miliar dolar AS, namun sebagian besar besar aset belum memiliki fungsi blockchain yang benar. Dengan menganalisis 593 aset tokenisasi dari 11 kelas aset, Pantera menemukan skor rata-rata Tokenization Progress Index (TPI) hanya 2,04 dari 5.
Dari 542 aset yang dievaluasi, 77,6% masih berada pada tahap 'Wrapper'—tingkat kematangan terendah, di mana aset berfungsi sebagai bukti digital (digital receipts) dengan operasi inti masih dikelola di luar rantai (off-chain). Hanya 11,1% yang mencapai tahap 'Hybrid', sementara hanya 2,7% yang memenuhi syarat sebagai aset asli native on-chain. Pantera mencatat bahwa sebagian besar produk tokenisasi meniru keuangan tradisional secara digital, bukan memanfaatkan kemampuan unik blockchain untuk penerbitan (issuance) dan penyelesaian (settlement) secara otonom, serta komposabilitas DeFi.