Lelang Obligasi 7 Tahun Australia Melihat Lonjakan Permintaan hingga 4x karena Taruhan Bank Sentral Australia (RBA) akan Melonggarkan Siklus di Akhir Periode

Berdasarkan data Jin10, pada Rabu (3 Juni), permintaan investor untuk obligasi pemerintah Australia tenor tujuh tahun melonjak saat lelang karena investor makin yakin bahwa siklus pengetatan Bank Sentral Australia (RBA) sudah mendekati akhir. Menurut Kantor Pengelolaan Keuangan Australia, langganan investor untuk surat utang yang jatuh tempo pada November 2033 mencapai lebih dari empat kali jumlah penerbitan A$1 miliar, menandai rasio penawaran terhadap penutupan tertinggi untuk lelang obligasi tujuh tahun sejak jatuh tempo tersebut terakhir diterbitkan pada November 2025.

Eugene, analis senior strategi suku bunga di DBS Bank Singapura, mencatat bahwa investor mungkin makin nyaman dengan prospek berakhirnya siklus pengetatan RBA, dengan urgensi yang terbatas untuk pengetatan lebih lanjut dalam jangka menengah, sehingga menempatkan mereka untuk bertaruh pada penurunan risiko dengan memilih segmen tengah kurva obligasi pemerintah Australia.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar