Kanada memilih TKMS asal Jerman sebagai mitra negosiasi utama untuk proyek pengadaan 12 kapal selam, dengan Hanwha Ocean asal Korea Selatan ditetapkan sebagai pemasok cadangan. Analis Eugene Investment & Securities, Yang Seung-yoon, merilis laporan pada tanggal 7 yang mengaitkan pemilihan TKMS dengan interoperabilitas NATO, kapasitas pemeliharaan lokal Kanada, dan jadwal pengiriman yang kompetitif. Hasil ini menegaskan kesulitan yang dihadapi eksportir pertahanan Korea dalam bersaing dengan perusahaan incumbent Eropa untuk kontrak yang selaras dengan NATO, meskipun Eugene Investment tetap mempertahankan peringkat 'Overweight' untuk sektor galangan kapal.
Kanada dan TKMS Memasuki Periode Negosiasi 6–18 Bulan
Kanada dan Jerman akan melakukan negosiasi kontrak dalam 6 hingga 18 bulan ke depan. Kanada menargetkan penerimaan 4 kapal selam pertama pada tahun 2034 sesuai jadwal saat ini. Hanwha Ocean berstatus pemasok cadangan, yang memberikan hak negosiasi jika pembicaraan Kanada-TKMS gagal. Analis Yang menilai bahwa kesepakatan antara TKMS dan Kanada tampaknya mungkin terjadi berdasarkan pernyataan Perdana Menteri Kanada, Mark Carney.
Pemilihan TKMS Didorong oleh Kompatibilitas NATO dan Kapasitas MRO Lokal
Tiga faktor mendorong pemilihan TKMS: interoperabilitas dengan NATO dan pasukan sekutu, manfaat ekonomi termasuk kapasitas pemeliharaan lokal Kanada, serta proposal pengiriman kompetitif Jerman. Daya saing pengiriman Jerman menetralkan keunggulan jadwal tradisional Korea Selatan, menggeser bobot keputusan Kanada ke arah kompatibilitas NATO dan pertimbangan premium aliansi. Yang mencatat bahwa penggunaan proposal perdagangan offset, penyesuaian pengiriman, dan pesan negatif di tahap akhir oleh Jerman justru menunjukkan daya saing tawaran Korea Selatan.
Peluang Kapal Selam ke Depan Masih Ada untuk Galangan Kapal Korea
Eugene Investment mengidentifikasi beberapa proyek kapal selam yang akan datang: Yunani 4 kapal selam, Filipina 2, Peru 2–6, Arab Saudi 5, Maroko 2, Mesir 4, serta potensi kontrak di Kolombia dan Chili. Backlog TKMS yang terus bertambah dapat membatasi daya saingnya di masa depan. TKMS mengamankan kontrak Norwegia 2 kapal selam, India 9, dan Kanada 12 kapal selam tahun ini, menambah 23 unit ke backlog yang diperkirakan sebanyak 26 kapal selam pada akhir tahun lalu, sehingga total backlog mendekati 50 kapal selam. TKMS berencana membangun kapasitas produksi tahunan sebesar 3–4 kapal selam mulai tahun 2027, tetapi rasio backlog terhadap kapasitas menunjukkan kemampuan yang menurun untuk menerima pesanan tambahan dengan jadwal pengiriman yang kompetitif.
Keterbatasan Kapasitas Galangan Kapal Eropa Membuka Peluang Jangka Panjang
Permintaan pertahanan maritim global menunjukkan pertumbuhan struktural. Transaksi internasional rata-rata mencapai 9 fregat dan 6 kapal selam per tahun dalam lima tahun terakhir. Eugene Investment memproyeksikan bahwa ketidakpastian geopolitik dan peningkatan target belanja pertahanan NATO dapat melipatgandakan pasar yang dapat dijangkau bagi galangan kapal Korea. Kapasitas produksi galangan kapal Eropa masih terbatas, sekitar 3 kapal selam dan 7 fregat per tahun. Sulitnya memperluas kapasitas konstruksi secara cepat menciptakan peluang jangka menengah hingga panjang bagi galangan kapal Korea yang memiliki kapasitas produksi tersedia. Yang menyatakan bahwa meskipun hambatan NATO ada, keterlibatan yang berkelanjutan pada akhirnya akan membuka peluang bagi Korea Selatan, tetapi merekomendasikan peningkatan daya saing ekspor di luar jadwal pengiriman melalui pengembangan bersama internasional, produksi lokal, serta sistem dukungan pemeliharaan, perbaikan, dan perombakan (MRO) dan logistik jangka panjang.
Tanya Jawab
Apa yang dipilih Kanada dari TKMS pada tanggal 7?
Kanada memilih TKMS asal Jerman sebagai mitra negosiasi utama untuk proyek pengadaan 12 kapal selam, dengan negosiasi berlangsung 6–18 bulan dan target penerimaan 4 kapal selam pertama pada tahun 2034.
Mengapa Kanada memilih TKMS daripada Hanwha Ocean?
Pemilihan TKMS didorong oleh interoperabilitas NATO, kapasitas pemeliharaan lokal Kanada, dan proposal pengiriman kompetitif yang menetralkan keunggulan jadwal tradisional Korea Selatan.
Peluang kapal selam apa yang masih tersedia bagi galangan kapal Korea?
Eugene Investment mengidentifikasi proyek di Yunani (4 kapal selam), Filipina (2), Peru (2–6), Arab Saudi (5), Maroko (2), Mesir (4), Kolombia, dan Chili, dengan keterbatasan kapasitas Eropa menciptakan peluang jangka panjang.