Chainlink Bertahan di Atas Dukungan Utama karena Institusi Memperluas Penggunaan

LINK-0,25%

Wawasan Utama

  • Fidelity International meluncurkan dana likuiditas tokenized menggunakan infrastruktur Chainlink, memperluas adopsi blockchain institusional di seluruh sistem pelaporan keuangan secara global.

  • DTCC berencana mengintegrasikan teknologi Chainlink ke dalam platform Collateral AppChain untuk meningkatkan efisiensi penyelesaian (settlement) aset keuangan tokenized.

  • LINK diperdagangkan di atas support jangka pendek di sekitar $10, sementara indikator mingguan terus mengisyaratkan konsolidasi dan momentum bearish yang lebih luas di seluruh pasar.

Chainlink diperdagangkan di dekat $10,31 pada hari Rabu setelah naik 3,56% sepanjang pekan ini, meski indikator mingguan yang lebih luas tetap mencerminkan tekanan jual pada time frame yang lebih tinggi. Token bertahan di atas level MA-20 mingguan di $9,86, meskipun masih berada di bawah MA-50 pada $14,46 dan MA-200 pada $12,51, menunjukkan bahwa pembeli telah mendapatkan kembali kontrol jangka pendek, tanpa membalikkan struktur bearish yang lebih luas.

Di samping pemulihan harga baru-baru ini, aktivitas institusional di sekitar Chainlink meningkat setelah Fidelity International meluncurkan Fidelity USD Digital Liquidity Fund. Dana tersebut menggunakan infrastruktur Chainlink bersama layanan oracle terdesentralisasi untuk menyediakan nilai aset bersih dan pelaporan distribusi secara real-time di on-chain. Selain itu, inisiatif ini melibatkan kolaborasi dengan Sygnum Bank serta dukungan data pasar dari JPMorgan Chase.

Integrasi DTCC Menambah Satu Lagi Kasus Penggunaan Institusional

Selain itu, Depository Trust & Clearing Corporation mengonfirmasi rencana untuk mengintegrasikan teknologi Chainlink ke dalam platform Collateral AppChain yang akan datang. Integrasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan operasi jaminan (collateral) dan mendukung proses penyelesaian yang lebih cepat untuk produk keuangan tokenized. Akibatnya, Chainlink terus menarik institusi keuangan yang mencari infrastruktur berbasis blockchain untuk sistem manajemen aset dan pelaporan.

Namun, indikator teknis mingguan masih menunjukkan momentum kenaikan yang terbatas meski kenaikan baru-baru ini terjadi. MACD dan Average Directional Index sama-sama mempertahankan sinyal jual, sementara Relative Strength Index dan Stochastic RSI tetap berada di wilayah overbought. Secara signifikan, indikator Bull Bear Power juga mencerminkan aktivitas pembelian yang berat, meski kekuatan tersebut tidak sejalan dengan momentum bearish yang lebih luas pada indikator jangka panjang.

Rentang Konsolidasi Tetap Jadi Sorotan

Volatilitas mingguan mencapai 11,26% saat LINK diperdagangkan di dekat pusat rentang harga terbaru. Analis memperkirakan token bergerak antara $10,15 dan $11,45 dalam tujuh hari ke depan kecuali muncul volume pembelian yang lebih kuat. Karena itu, para trader terus memantau level resistensi $11,45 secara ketat, karena breakout yang bertahan di atas zona tersebut dapat memperkuat momentum bullish, sementara penurunan lain di bawah $10,15 dapat memperintens tekanan penurunan di seluruh pasar.

Chainlink baru-baru ini pulih dari level support yang lebih rendah setelah pembeli mempertahankan harga di dekat rata-rata pergerakan mingguan. Selain itu, aktivitas perdagangan meningkat ketika investor merespons kabar adopsi institusional yang terkait dengan dana tokenized dan sistem penyelesaian berbasis blockchain.

Pelaku pasar tetap berhati-hati karena LINK terus diperdagangkan di bawah dua rata-rata pergerakan jangka panjang utama. Akibatnya, banyak trader kini fokus pada apakah permintaan jangka pendek dapat menyerap tekanan jual yang berlanjut dari area resistensi yang lebih tinggi selama fase konsolidasi saat ini di aset digital.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar