Menurut pemantauan Beating, kementerian pemerintah Tiongkok termasuk Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional berencana menginvestasikan sekitar 2 triliun yuan (sekitar $295 miliar) selama lima tahun ke depan untuk membangun jaringan pusat data nasional, dengan tujuan mendorong perkembangan industri AI domestik dan mengamankan independensi teknologi dalam persaingan chip yang krusial.
Cetak biru ini, yang sedang disusun oleh lembaga negara inti dan diterapkan oleh operator telekomunikasi milik negara China Mobile dan China Telecom, mewajibkan setidaknya 80% chip AI dan peralatan terkait harus berasal dari pemasok dalam negeri seperti Huawei, dengan target integrasi penuh jaringan pada 2028. Pada Mei 2026, sembilan chip AI yang dikembangkan secara domestik dari perusahaan termasuk Huawei, Alibaba, Biren Technology, dan Moore Threads lulus penilaian keamanan oleh otoritas teknologi nasional, sehingga membuka jalan bagi adopsi yang lebih luas di sektor berkeamanan tinggi termasuk keuangan, kesehatan, manufaktur, dan logistik.