Menurut riset Citi yang dirilis pada 25 Mei, infrastruktur AI dan kemampuan inferensi yang langka telah muncul sebagai pasar penjual absolut, didorong oleh apa yang disebut bank itu sebagai "vertical wall of demand" — sebuah frasa yang awalnya diciptakan oleh CFO OpenAI Sarah Friar.
Anthropric diproyeksikan menghasilkan $10,9 miliar pendapatan pada Q2 2026, yang setara dengan kenaikan 130% secara kuartal ke kuartal, sementara OpenAI mencapai $5,7 miliar pada Q1 2026, kata Citi. Laporan tersebut menyoroti meningkatnya biaya komputasi dan inferensi di samping penguncian kontrak jangka panjang dari pemain besar, saat raksasa teknologi mengeruk keuntungan lewat penetapan harga bertingkat yang agresif di tengah persaingan ketat untuk mendapatkan sumber daya terbatas.