CEO Coinbase mengatakan perusahaan akan berekspansi ke luar negeri jika RUU Clarity gagal

COIN9,52%
Dalam sebuah wawancara CNBC pada 21 Juli, CEO Coinbase Brian Armstrong menyatakan bahwa jika U.S. Clarity Act gagal disahkan, perusahaan akan menjalankan operasinya di yurisdiksi luar negeri yang memiliki regulasi kripto yang jelas sambil tetap menjalankan bisnis di AS. Armstrong mencatat bahwa RUU tersebut telah mencapai tahap legislatif terakhir dan merupakan kompromi bipartisan, yang memperkuat kewenangan penegakan hukum serta memperkenalkan perlindungan konsumen baru. Namun, ia menekankan bahwa kepastian di tingkat federal sangat penting untuk menjamin investasi jangka panjang dan daya saing AS secara global.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar