
Bursa pertukaran kripto Coinbase pada 18 Mei merilis artikel blog yang mengumumkan bahwa pihaknya membantu sebuah penyelidikan pidana di Inggris. Setelah sistem internal mendeteksi tanda-tanda seorang pelanggan dipaksa selama proses perampokan, Coinbase mengirim peringatan darurat kepada polisi, yang pada akhirnya mengarah pada lima putusan bersalah dalam perkara pidana. CEO Brian Armstrong mengonfirmasi di X dan menyatakan bahwa penyelidikan itu akhirnya berujung pada vonis bersalah terhadap lima orang.
Urutan Waktu Kejadian yang Telah Dikonfirmasi
Juli 2025 (waktu kejadian): Seorang pria berusia 36 tahun dari Hertfordshire mengalami peristiwa saat jalan-jalan malam di Shoreditch, London Timur, ketika bertemu empat orang pria. Ia dipaksa dibawa ke tempat tinggal, kemudian ditahan dan dianiaya, serta dipaksa untuk masuk ke beberapa akun keuangan, termasuk akun Coinbase. Ketika para pelaku mencoba memindahkan aset dari akun Coinbase, sistem pemantauan Coinbase langsung mendeteksi aktivitas yang tidak normal.
Respons Teknis Coinbase: Deteksi, Peringatan, dan Pelacakan On-Chain
Deteksi oleh sistem pemantauan (telah dikonfirmasi): Sistem pemantauan internal Coinbase mengidentifikasi aktivitas yang tidak normal, yang menunjukkan bahwa pelanggan tersebut sedang mengalami pemaksaan. Sistem kemudian ditingkatkan menjadi kejadian darurat, serta mengirimkan peringatan kepada polisi Inggris.
Tindakan pelacakan on-chain (telah dikonfirmasi):
· Membantu melacak dana yang dicuri di antara alamat-alamat blockchain
· Mengaitkan aktivitas dompet dengan pihak yang terlibat
· Tim intelijen global Coinbase membantu menganalisis tersangka yang memegang akun Coinbase
· Memberikan dukungan selama proses persidangan di Pengadilan Pidana St Albans
Chief Legal Officer Paul Grewal mengonfirmasi di X: “Teknologi blockchain memungkinkan kami menemukan dan melacak tindakan mereka secara real-time.”
Hasil Putusan dan Rencana Lanjutan
Lima putusan bersalah (telah dikonfirmasi): Empat tuduhan konspirasi perampokan, penculikan, dan penahanan ilegal + satu tuduhan pencucian uang.
Rencana lanjutan Coinbase (telah dikonfirmasi): Coinbase menyatakan berencana untuk terus meningkatkan alat pemantauan dan memperkuat kerja sama dengan penegak hukum.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Bagaimana sistem pemantauan Coinbase mengidentifikasi transaksi yang bersifat paksaan?
Berdasarkan penjelasan Coinbase, sistem mengidentifikasi “aktivitas tidak normal” yang menunjukkan transaksi terkait kemungkinan terjadi di bawah paksaan, lalu segera ditingkatkan menjadi kejadian darurat. Coinbase tidak merinci secara teknis mekanisme pemicu tertentu dalam pernyataan publik, tetapi mengonfirmasi bahwa sistem dapat merespons dengan cepat ketika aktivitas akun terdeteksi tidak wajar.
Peran apa yang dimainkan pencatatan blockchain dalam kasus ini dari sisi hukum?
Buku besar publik blockchain menyediakan catatan transaksi yang dapat ditelusuri bagi penyelidik untuk melacak pergerakan kripto dan mengaitkan aktivitas dompet dengan pihak-pihak yang terlibat. Coinbase menggambarkan transparansi buku besar sebagai “bukti objektif”, dan catatan-catatan ini berperan mendukung dalam persidangan di Pengadilan Pidana St Albans.
Bagaimana kasus ini menunjukkan bahwa pelacakan blockchain lebih unggul dibanding kanal perbankan tradisional?
Berdasarkan penjelasan Coinbase, sifat transparan dari buku besar publik memungkinkan pelacakan dana kripto menghindari keterlambatan prosedural dalam permintaan bank tradisional. Semua transaksi blockchain dicatat permanen di buku besar publik, yang dapat diverifikasi secara independen oleh pihak mana pun yang memiliki kemampuan analisis terkait, sehingga pelacakan dana lintas akun menjadi lebih cepat.