Eksploit KelpDAO memungkinkan penyerang menyedot token rsETH yang tidak didukung (unbacked) dan menyetorkannya ke Aave, memicu salah satu kontraksi likuiditas paling tajam dalam sejarah DeFi terbaru, menurut laporan Cryptoquant terbaru berjudul “ DeFi Contagion.”
Poin Penting:
- Eksploit KelpDAO pada 18 April 2026 mengungkap Aave dengan estimasi utang buruk senilai $124M-$230M dalam 72 jam.
- Total nilai terkunci (TVL) Aave turun 33%, melepas miliaran, dengan tingkat pinjaman USDT dan USDC mencapai 14%.
- Suplai USDe turun $800 juta dalam tiga hari, menandakan tekanan likuiditas DeFi yang berlanjut di berbagai protokol besar.
Peretasan rsETH KelpDAO Memicu Pengurasan Likuiditas Bernilai Multi-Miliar Dolar di Aave
Menurut penilaian Cryptoquant terhadap situasinya, penyerang menggunakan rsETH yang terkuras namun tidak memiliki jaminan (uncolateralized) untuk ditukar menjadi WETH dan stablecoin di Aave, dengan memanfaatkan kerentanan kritis dalam infrastruktur KelpDAO. Serangan itu dengan cepat merembet ke ekosistem DeFi yang lebih luas.
Peneliti Cryptoquant menemukan bahwa kontrak aETHrsETH milik Aave menyimpan sekitar 83% dari seluruh suplai rsETH yang beredar, menjadikannya protokol paling terekspos terhadap peretasan tersebut. Perusahaan memperkirakan Aave kini menanggung antara $124 juta hingga $230 juta dalam potensi utang buruk yang terkait dengan jaminan rsETH yang mengalami depegging.
TVL Aave (total value locked) anjlok besar dalam 72 jam setelah eksploit, turun 33% yang digambarkan Cryptoquant sebagai salah satu kontraksi likuiditas paling tajam di tingkat protokol dalam sejarah DeFi terkini.
Tingkat pinjaman di seluruh tiga pasar terbesar Aave langsung mencerminkan tekanan. Data Cryptoquant menunjukkan tingkat pinjaman USDT dan USDC di Aave V3 melonjak dari 3,4% menjadi 14% saat pengguna bergegas meminjam stablecoin dan keluar dari protokol. Sebelum peretasan, tingkat itu bertahan stabil di 3,4%, sejalan dengan kondisi normal pinjaman DeFi.

tingkat pinjaman ETH di Aave V3 naik menjadi 8%, pembacaan tertinggi yang pernah dicatat Cryptoquant setidaknya sejak Januari 2024. Tingkat kemudian distabilkan di sekitar 5%, masih lebih dari dua kali level sebelum peretasan sebesar 2%.
Lonjakan tingkat yang terjadi bersamaan di ETH, USDC, dan USDT menandakan tekanan di seluruh sistem, bukan pergerakan pasar yang terisolasi, menurut laporan Cryptoquant. ETH, USDC, dan USDT adalah tiga pasar terbesar Aave berdasarkan total nilai terkunci.
Peneliti Cryptoquant menggambarkan dinamika itu sebagai krisis likuiditas DeFi klasik: penyimpan menarik dana sementara peminjam meningkatkan permintaan pada waktu yang sama, sehingga likuiditas yang tersedia turun dengan cepat dan tingkat bunga disetel ulang ke lebih tinggi. Hingga tanggal laporan, tingkat tetap lebih tinggi daripada sebelum peretasan.
Stablecoin penghasil imbal hasil, USDe, yang merupakan aset terbesar keempat di Aave dengan $412 juta dalam setoran protokol, juga mengalami tekanan signifikan. Cryptoquant melacak penurunan bersih yang drastis dalam aktivitas pencetakan (minting) USDe pada hari-hari setelah peretasan, didorong oleh efek penularan (contagion) dari krisis Aave dan tingkat pendanaan futures ETH dan BTC yang terus negatif.
Total suplai USDe turun dari $5,8 miliar menjadi $5 miliar dalam tiga hari, penurunan $800 juta atau 14%. Cryptoquant menyebutnya sebagai salah satu peristiwa penebusan jangka pendek terbesar dalam sejarah USDe.
Sebagai salah satu stablecoin terbesar secara global, hanya di belakang USDT, USDC, USDS, dan DAI, kontraksi USDe menunjukkan adanya penarikan likuiditas yang bermakna dari ekosistem DeFi yang lebih luas, kata perusahaan tersebut.
Tingkat pendanaan perpetual yang negatif menekan imbal hasil USDe yang netral delta selama periode ini, sehingga insentif penebusan bagi para pemegang menjadi lebih cepat. Cryptoquant menjelaskan bahwa kombinasi perilaku risk-off yang dipicu peretasan dan tekanan struktural dari tingkat pendanaan menandai kemerosotan signifikan dalam kondisi pasar DeFi.
Laporan Cryptoquant terbaru menyoroti risiko sistemik dari konsentrasi eksposur jaminan di protokol pinjaman DeFi, dengan mencatat posisi rsETH Aave yang sangat besar memperkuat penularan jauh melampaui eksploit awal.