Berdasarkan pernyataan yang dikeluarkan pada 13 Mei, European Gas Association dan International Association of Oil and Gas Producers mendesak Uni Eropa untuk memberikan fleksibilitas lebih besar dalam mencapai target penyimpanan gas alam guna meredakan tekanan pasar selama musim pengisian kembali pada musim panas. Seruan ini muncul saat para menteri energi UE bersiap menghadiri pertemuan informal pada Rabu di Siprus untuk membahas keamanan energi. Permohonan tersebut menyusul gangguan pasokan minyak yang signifikan yang dipicu oleh konflik AS-Israel dengan Iran, yang telah mendorong harga bahan bakar lebih tinggi. Kelompok lobi itu menyatakan bahwa Komisi UE dan negara-negara anggota harus menerapkan langkah-langkah yang fleksibel sesegera mungkin, idealnya pada awal musim penyimpanan.
Related News
Oriental Securities Menambahkan 115% "Instant Liquidation Line" ke Perdagangan Margin
CEO Shell: Pasar Minyak Global Susut Hampir 1 Miliar Barrel
Orang Amerika Berpenghasilan Rendah Mengurangi Tabungan Saat Inflasi Terus Meningkat