Menurut Glontech, pada 11 Mei volatilitas satu bulan untuk EUR/USD mencapai 5,46%, menandai level terendah sejak 23 Januari.
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke
Penafian.
Artikel Terkait
India Mempertimbangkan Langkah Darurat untuk Melindungi Cadangan Devisa, Termasuk Pembatasan Impor Emas dan Kenaikan Harga Bahan Bakar
Menurut sumber yang dikutip media asing, India sedang mempertimbangkan langkah darurat pada 11 Mei untuk mendukung cadangan devisanya, termasuk pembatasan impor non-esensial seperti emas dan elektronik konsumen, serta menaikkan harga bahan bakar. Pejabat di kantor Perdana Menteri dan Kementerian Keuangan sedang mendiskusikan beberapa opsi dengan Reserve Bank of India untuk mengurangi dampak lonjakan harga minyak yang dipicu konflik Iran. Salah satu langkah yang diusulkan dalam pertimbangan adala
GateNews41menit yang lalu
Bank Sentral Tiongkok Mengusulkan Reformasi LPR untuk Meningkatkan Kualitas Penetapan Harga, 11 Mei
Menurut Bank Rakyat China, pada 11 Mei bank sentral merilis laporan kebijakan moneter Q1 2026, yang mengusulkan reformasi untuk meningkatkan kualitas kuotasi Loan Prime Rate (LPR) agar lebih mencerminkan suku bunga riil pasar pinjaman. Laporan tersebut menekankan pendalaman reformasi pemasarannya suku bunga serta penguatan transmisi kebijakan moneter melalui pembentukan suku bunga berbasis pasar dan panduan suku bunga kebijakan bank sentral.
GateNews2jam yang lalu
Yuan Tiongkok Menembus 6,8000 Terhadap Dolar AS, Mencapai Level Tertinggi Sejak Februari 2023
Menurut Goldman Sachs, yuan Tiongkok menguat melewati 6,8000 terhadap dolar AS pada 11 Mei, mencapai level tertingginya sejak pertengahan Februari 2023. Goldman Sachs memperkirakan yuan akan menguat menjadi 6,5 dalam 12 bulan ke depan, yang setara dengan sekitar apresiasi 5%, saat indeks dolar AS menghadapi risiko penurunan lebih lanjut. Sementara itu, penyelesaian yuan lintas batas melonjak 14% year-over-year pada kuartal pertama, dan penerbitan obligasi yuan lepas pantai oleh entitas asing mel
GateNews3jam yang lalu
Imbal hasil UK Gilts 30 Tahun Naik 7 Basis Poin menjadi 5,643% setelah pernyataan PM Starmer
Obligasi pemerintah tenor 30 tahun Inggris mencatat imbal hasil yang melebar pada perdagangan intraday hari ini, naik 7 basis poin setelah pernyataan Perdana Menteri Keir Starmer. Imbal hasil gilt tenor 30 tahun kini berada di 5,643%.
GateNews3jam yang lalu
Panel Pemerintah Jepang Mendorong Bank Sentral untuk Melangkah Hati-hati dengan Kenaikan Suku Bunga pada 11 Mei
Menurut panel penasihat pemerintah Jepang, pada 11 Mei panel tersebut mendesak Bank of Japan untuk melangkah dengan hati-hati dalam kenaikan suku bunga, dengan alasan risiko memburuknya kondisi pembiayaan korporasi. Dalam materi yang diserahkan untuk rapat Senin Dewan Kebijakan untuk Manajemen Ekonomi dan Fiskal, anggota dari sektor swasta menyatakan bank sentral harus mempertimbangkan secara menyeluruh kondisi pembiayaan di pasar keuangan dan tetap waspada terhadap tren harga. Kelompok itu juga
GateNews3jam yang lalu
Israel Melaporkan Defisit Anggaran April Sebesar 3,3 Miliar Sheqel
Kementerian Keuangan Israel melaporkan defisit anggaran sebesar 3,3 miliar sheqel pada bulan April.
GateNews3jam yang lalu