Prancis Menahan Kapten Kapal Tanker Rusia pada 2 Juni karena Pelanggaran Bendera dan Kepatuhan

Menurut jaksa Prancis, pasukan angkatan laut Prancis menahan kapten kapal tanker Rusia pada 2 Juni terkait tuduhan gagal menampilkan bendera dan menolak bekerja sama dengan penegakan hukum maritim. Kapten tersebut, yang warga Rusia, terancam hukuman hingga satu tahun penjara dan denda 150.000 euro, sementara kapal dapat disita. Pemilik kapal masih dalam penyelidikan.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar