Menurut Laprovence, polisi Prancis menangkap empat tersangka pada 13 Juni 2026 terkait upaya perampokan penculikan mata uang kripto di dekat Marseille. Kejadian terjadi pada dini hari di kawasan perumahan distrik ke-13, di mana para tersangka berupaya mengambil aset kripto dengan menyandera dua perempuan. Pelaku kabur dari lokasi setelah seorang warga di dekatnya terbangun oleh suara bising dan menghubungi pihak berwenang, sehingga hanya informasi plat kendaraan yang tersisa sebagai bukti.
Kejahatan penculikan terkait mata uang kripto menunjukkan tren kenaikan di Prancis, dengan sekitar 70 kasus yang melibatkan penculikan atau pemerasan aset kripto tercatat sejak awal 2026, menurut pihak berwenang. Polisi mencatat kasus-kasus ini biasanya menargetkan pemegang aset kripto dan anggota keluarga mereka, dengan karakteristik yang sangat terarah dan penuh kekerasan.