Galaxy Digital Memimpin Pembelian Saham Ripple dari Linqto yang Bangkrut $130M

GLXY7,32%
XRP2,78%

Galaxy Digital mengakuisisi $60 juta dalam saham Ripple sebagai bagian dari penjualan yang disetujui oleh Pengadilan Kebangkrutan AS atas sekitar $130 juta ekuitas Ripple privat yang dimiliki Linqto, platform investasi pra-IPO yang bangkrut. Transaksi ini, yang telah disahkan dalam restrukturisasi Chapter 11 milik Linqto, mengalokasikan saham kepada empat pembeli institusional dengan Arrington Capital membeli $50 juta, Private Shares Fund membeli $16 juta, dan GAM Alternatives Lux memperoleh $4 juta. Ripple melepaskan hak first refusal-nya agar transfer dapat dilakukan. Penjualan ini berawal dari pengajuan kebangkrutan Linqto pada Juli 2025, setelah manajemen baru menemukan potensi pelanggaran hukum sekuritas yang bermula sejak 2020 terkait struktur special-purpose vehicles yang digunakan untuk investasi nasabah. Transaksi ini mencerminkan permintaan institusional yang berkelanjutan terhadap ekuitas Ripple Labs—perusahaan di balik XRP Ledger—meski penjualan berlangsung dalam kondisi tertekan, dengan hasil penjualan digunakan untuk pemulihan nasabah saat Linqto menghentikan operasinya.

Galaxy Digital Mengakuisisi Blok $60 Juta dalam Transaksi Empat Pembeli

Galaxy Digital memegang alokasi terbesar dalam penjualan senilai $60 juta. Arrington Capital menyusul dengan $50 juta, Private Shares Fund membeli $16 juta, dan GAM Alternatives Lux membeli $4 juta. Penjualan ini melibatkan ekuitas di Ripple Labs, bukan token XRP secara langsung. Transaksi ini tidak berdampak langsung pada pemegang XRP atau kepemilikan XRP.

Wahana investasi Linqto, LiquidShares, memegang sekitar 4,7 juta saham Ripple sebagai bagian dari portofolio yang mencakup 111 perusahaan privat bernilai lebih dari $500 juta, menurut dokumen pengadilan. Penjualan saham Ripple senilai $130 juta ini merupakan pelepasan aset tunggal terbesar dalam kebangkrutan.

Linqto Mengajukan Chapter 11 pada Juli 2025 Setelah Menemukan Pelanggaran Sekuritas

Linqto mengajukan Chapter 11 pada Juli 2025 setelah manajemen baru menemukan potensi pelanggaran hukum sekuritas yang berasal dari 2020 terkait struktur special-purpose vehicles yang digunakan untuk investasi nasabah. Platform tersebut telah ditutup pada Maret 2025.

Pada 6 Februari 2026, pengadilan menyetujui rencana restrukturisasi Linqto dengan dukungan nasabah sekitar 95%. Rencana tersebut menawarkan pemulihan melalui dana pelikuidasi, reksa dana closed-end yang tercatat secara publik, atau kombinasi keduanya. Hasil dari penjualan saham Ripple akan mendukung pemulihan nasabah saat Linqto menghentikan operasinya.

Linqto Menggugat Forge Global Setelah Upaya Penarikan Trustee

Linqto dan Official Committee of Unsecured Creditors telah menggugat Forge Global Holdings setelah platform pasar privat itu diduga mencoba menarik diri sebagai wali amanat (trustee) dari customer recovery trust hanya lima hari sebelum peluncuran yang direncanakan pada 20 Juli, menurut Bloomberg Law. Forge mengutip permintaan dari perusahaan induk barunya, Charles Schwab, untuk keputusan penarikan tersebut.

Linqto meminta pengadilan memerintahkan Forge untuk menepati kesepakatannya. Sengketa ini masih berada di pengadilan kebangkrutan tanpa jadwal sidang yang dipublikasikan. Peluncuran trust pemulihan dan distribusi kepada nasabah bergantung pada penyelesaian sengketa Forge oleh pengadilan.

FAQ

Apa yang dibeli/diperoleh Galaxy Digital dalam penjualan kebangkrutan Linqto?

Galaxy Digital mengakuisisi $60 juta dalam saham Ripple Labs sebagai bagian dari penjualan sekitar $130 juta ekuitas Ripple privat yang disetujui oleh Pengadilan Kebangkrutan AS atas Linqto. Transaksi tersebut melibatkan empat pembeli institusional dengan Arrington Capital membeli $50 juta, Private Shares Fund membeli $16 juta, dan GAM Alternatives Lux memperoleh $4 juta.

Mengapa Linqto mengajukan kebangkrutan Chapter 11?

Linqto mengajukan Chapter 11 pada Juli 2025 setelah manajemen baru menemukan potensi pelanggaran hukum sekuritas yang berasal dari 2020 terkait struktur special-purpose vehicles yang digunakan untuk investasi nasabah. Platform tersebut telah ditutup pada Maret 2025 sebelum pengajuan kebangkrutan.

Apa sengketa antara Linqto dan Forge Global?

Linqto dan Official Committee of Unsecured Creditors menggugat Forge Global Holdings setelah Forge diduga mencoba menarik diri sebagai trustee dari customer recovery trust hanya lima hari sebelum peluncuran yang direncanakan pada 20 Juli. Forge mengutip permintaan dari perusahaan induk barunya, Charles Schwab, untuk keputusan tersebut. Linqto meminta pengadilan memerintahkan Forge untuk menepati kesepakatannya.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar