Harga emas tetap berada di bawah $4.700 per ounce pada Jumat, dengan perkiraan kerugian mingguan sekitar 3%. Meningkatnya ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz telah mendorong harga energi lebih tinggi, memicu kekhawatiran inflasi. Presiden Trump memerintahkan Angkatan Laut AS untuk menyerang kapal yang memasang ranjau di selat itu, sementara pasukan Amerika memeriksa sebuah kapal tanker minyak Iran di Samudra Hindia. Kesepakatan gencatan senjata AS-Iran telah diperpanjang tanpa batas waktu menunggu usulan baru dari Teheran. Biaya energi yang terus naik memperbesar risiko inflasi dan menguatkan ekspektasi kemungkinan kenaikan suku bunga bank sentral, sehingga menurunkan daya tarik emas yang tidak memberi imbal hasil.
Related News
Wall Street “transaksi NACHO” menggantikan TACO, krisis di Hormuz mendorong harga minyak
Bull Bitcoin Membela $79.200 karena Likuidasi Long $28,3 Juta Mereda Risiko
Permintaan Emas Mencapai $193B pada Q1 2026 karena Premi Risiko Geopolitik Tetap Bertahan