Hana Financial Group mengumumkan pada 15 Mei bahwa pihaknya telah menyetujui untuk mengakuisisi kepemilikan 6,55% di Dunamu (sekitar 2,284 juta saham) dari Kakao Investment dengan nilai kira-kira 1,033 triliun won Korea. Ini menandai pertama kalinya sebuah institusi keuangan asal Korea Selatan menjadi pemegang saham utama bursa kripto, sekaligus secara efektif mematahkan kebijakan “금가분리” (pemisahan keuangan tradisional dan aset digital) yang telah berlaku selama sembilan tahun.
Transaksi ini diposisikan sebagai langkah menuju “금가융합” (konvergensi keuangan tradisional dan aset digital), dengan Hana Financial menempatkannya sebagai penggabungan infrastruktur keuangan lama dengan inovasi blockchain. Regulator keuangan sebelumnya telah memberi sinyal adanya keterbukaan untuk mengizinkan institusi keuangan tradisional yang teregulasi ikut berpartisipasi di pasar aset digital.
Related News
Eneos Akuisisi Kepemilikan Kilang Singapura Chevron senilai $2,2B
Pasar Saham Korea Selatan Mencapai Volatilitas Rekor di Tengah Lonjakan 200%
KDDI Investasi di Coincheck 14,9%: Patungan Hadirkan Dompet Kripto Non-custodial Jepang