Menurut laporan riset dari China Securities, Huawei mengumumkan “τ Law” (Hukum Tao) pada International Circuits and Systems Symposium pada 25 Mei di Shanghai. Presiden divisi semikonduktor perusahaan, He Tingbo, memperkenalkan prinsip baru tersebut, yang menandai standar pertama yang memandu industri untuk pengembangan semikonduktor di China. Berdasarkan hukum ini, Huawei telah berhasil merancang dan memproduksi massal 381 model chip selama enam tahun terakhir.
Perusahaan berencana merilis prosesor smartphone Kirin baru pada musim gugur yang akan sepenuhnya menerapkan teknologi logic folding untuk meningkatkan kinerja. Pada 2031, Huawei memproyeksikan bahwa chip-chip canggih yang dikembangkan berdasarkan τ Law akan mencapai kepadatan transistor yang setara dengan node proses 1,4 nanometer.