Indonesia, India Turun Tangan untuk Mendukung Mata Uang; IDR Anjlok 0,5%, INR Menguat 0,7% pada 29 Mei

GateNews
Menurut Jin10, pada 29 Mei Indonesia dan India melakukan intervensi untuk mendukung mata uang mereka di tengah tekanan harga energi. Rupiah Indonesia melemah 0,5% terhadap dolar AS meski bank sentral melakukan penjualan valas, sementara rupee India naik 0,7% dan mengakhiri dua hari beruntun kerugian. Bank Indonesia menyatakan akan terus menstabilkan rupiah melalui intervensi pasar spot forex, operasi non-deliverable forward, serta pembelian obligasi pemerintah. Bank sentral India menjual dolar di pasar offshore dan onshore untuk mendukung rupee. Sejak awal tahun, rupiah telah terdepresiasi 7% terhadap dolar—yang terburuk di antara negara berkembang sebayanya—sedangkan rupee turun 5,7%.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar