Indonesia Tightens Metal Export Inspections, Focusing on Rare Earth and Uranium Content

XNI-0,36%
Menurut The Business Times, Indonesia memperketat inspeksi ekspor logam bulan ini, dengan fokus khusus pada unsur tanah jarang dan kandungan uranium, yang menyebabkan keterlambatan pengiriman untuk produk termasuk alumina dan nickel pig iron. Otoritas bea cukai menyatakan telah menunjuk laboratorium independen untuk memverifikasi komposisi produk mineral yang diekspor, dengan unsur tanah jarang sebagai fokus pengujian utama. Pengiriman yang sudah diperiksa dapat dilanjutkan untuk diekspor meski prosedur yang lebih ketat tersebut telah membuat beberapa batch tertunda sepanjang bulan ini. Jaksa penuntut setempat juga telah mendakwa tiga tersangka lain lebih awal bulan ini, dengan dugaan menyembunyikan unsur tanah jarang dalam laporan laboratorium yang digunakan untuk izin ekspor.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar