Menurut Komando Pusat AS, pada malam 27 Mei (22.17 ET), Iran meluncurkan lima drone serang sekali jalan di dekat Selat Hormuz dan menimbulkan ancaman langsung bagi pasukan AS serta mitra regional. Semua lima drone berhasil dicegat oleh militer AS, kata komando tersebut. Sebelumnya pada hari yang sama, Iran juga menembakkan rudal balistik ke arah Kuwait, yang dicegat oleh pasukan Kuwait.
Militer AS juga mencegah Iran meluncurkan drone keenam dari stasiun kontrol daratnya di area pelabuhan Hormuz, menurut pernyataan itu. Insiden-insiden tersebut disebut sebagai pelanggaran perjanjian gencatan senjata.