Ekspor Minyak Irak Turun ke 10 Juta Barrel pada April di Tengah Konflik Regional

GateNews

Pada 16 Mei, Menteri Minyak baru Irak Basim Muhammad al-Houdail menyatakan bahwa negara tersebut mengekspor sekitar 10 juta barel minyak mentah melalui Selat Hormuz pada April, turun tajam dari 93 juta barel per bulan sebelumnya saat konflik regional meningkat. Al-Houdail mengatakan bahwa tanpa berakhirnya konflik, ekspor minyak mentah Irak tidak dapat kembali ke tingkat sebelum perang.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar