Kalshi mengajukan permohonan untuk meluncurkan kontrak perpetual futures yang terikat pada XRP, Ethereum, Solana, Dogecoin, Stellar, dan altcoin besar lainnya, menempatkan platform pasar prediksi yang teregulasi itu untuk masuk ke salah satu segmen derivatif kripto global yang paling aktif diperdagangkan. Pengajuan tersebut muncul tak lama setelah U.S. Commodity Futures Trading Commission menyetujui Bitcoin perpetual futures, membuka jalan bagi produk serupa di bawah kerangka kerja AS yang teregulasi. Langkah Kalshi bertujuan memindahkan volume perdagangan dari bursa lepas pantai ke venue domestik yang patuh, dengan memanfaatkan leverage perpetual futures, likuiditas yang dalam, dan struktur 24/7 tanpa kedaluwarsa—fitur yang secara historis mengonsentrasikan aktivitas di luar pengawasan AS.
Kalshi Mengajukan Perpetual Futures untuk XRP, ETH, dan Kontrak Perpetual Altcoin
Pengajuan tersebut menguraikan rangkaian kontrak perpetual futures yang beragam dan melampaui Bitcoin. Selain XRP dan Ethereum, jajaran yang diusulkan mencakup Solana, Dogecoin, Stellar, Chainlink, Bitcoin Cash, Litecoin, Sui, Shiba Inu, Polkadot, dan Hedera, mencakup sebagian besar ujung pasar kripto berlikuiditas tinggi. Cakupan aset ini menandakan dorongan yang lebih luas untuk eksposur altcoin dalam kerangka kerja AS yang teregulasi.
Karakteristik Perpetual Futures dan Penempatan Strategis Kalshi
Perpetual futures mendominasi perdagangan derivatif kripto karena leverage, likuiditas yang dalam, serta struktur 24/7 tanpa kedaluwarsa. Meski manfaat ini ada, sebagian besar aktivitas tersebut secara historis terkonsentrasi di bursa lepas pantai di luar pengawasan AS. Ekspansi Kalshi menandakan upaya untuk membawa volume perdagangan itu ke venue domestik yang patuh. Perkembangan ini menempatkan Kalshi dalam perlombaan yang makin ketat untuk melembagakan perpetual futures dalam pasar AS, seiring permintaan akan eksposur kripto teregulasi terus meningkat di kalangan peserta ritel maupun institusional.
CME Group Memperluas Perdagangan XRP Futures dan Opsi 24/7
CME Group baru-baru ini meluncurkan perdagangan XRP futures dan opsi 24/7, memperpanjang akses berkelanjutan ke aset kripto utama termasuk Bitcoin, Ethereum, Solana, Cardano, dan Chainlink. Perkembangan ini menunjukkan struktur pasar yang cepat berubah, di mana platform tradisional dan teregulasi semakin menyerap aktivitas perdagangan yang sebelumnya didominasi oleh bursa lepas pantai. Dorongan Kalshi menggarisbawahi transisi tersebut dan menandakan fase berikutnya dari ekspansi derivatif kripto AS.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa yang diajukan Kalshi di pasar derivatif kripto AS?
Kalshi mengajukan untuk meluncurkan kontrak perpetual futures yang terkait dengan XRP, Ethereum, Solana, Dogecoin, Stellar, Chainlink, Bitcoin Cash, Litecoin, Sui, Shiba Inu, Polkadot, dan Hedera. Pengajuan tersebut muncul tak lama setelah CFTC menyetujui Bitcoin perpetual futures, membuka jalan bagi produk serupa dalam kerangka kerja AS yang teregulasi.
Mengapa perpetual futures mendominasi perdagangan derivatif kripto?
Perpetual futures mendominasi perdagangan derivatif kripto karena leverage, likuiditas yang dalam, serta struktur 24/7 tanpa kedaluwarsa. Sebagian besar aktivitas tersebut secara historis terkonsentrasi di bursa lepas pantai di luar pengawasan AS, dan ekspansi Kalshi bertujuan membawa volume perdagangan itu ke venue domestik yang patuh.