Pasar saham Korea telah menjadi indikator sentimen investasi global, dengan manajer dana di London, New York, dan Tokyo memeriksanya setiap hari. Pergerakan saham Samsung Electronics dan SK Hynix kini memengaruhi saham semikonduktor di seluruh dunia. Pada tanggal 13, KOSPI turun hampir 9% di tengah keraguan terhadap permintaan AI, memicu penurunan di pasar AS, di mana SK Hynix ADR turun 9,3% pada hari yang sama. Perubahan ini berasal dari tingginya konsentrasi saham semikonduktor terkait AI di Korea, yang kini bergerak seiring dengan indeks teknologi global. Korea sebelumnya dipandang sebagai pasar pinggiran oleh investor global, tetapi pergerakan harga saham Samsung Electronics dan SK Hynix kini membentuk sentimen pasar global pada saham semikonduktor.
Menurut laporan Bloomberg pada tanggal 19 (waktu setempat), memeriksa pasar saham Korea sebelum memulai perdagangan telah menjadi rutinitas baru di kalangan manajer dana di London, New York, dan Tokyo. Andrew Jackson, kepala strategi ekuitas untuk Jepang di Ortus Advisors, menambahkan grafik KOSPI ke daftar pemantauannya pada awal tahun ini untuk pertama kalinya dalam kariernya yang lebih dari 20 tahun. Herald van der Linde, kepala strategi ekuitas Asia-Pasifik di HSBC, menjelaskan bahwa Korea kini dibahas “di setiap rapat.” Hani Redha, manajer portofolio di Pinebridge Investments di London, menyatakan, “Sekarang kami semua adalah investor Korea,” dan memeriksa pasar saham Korea setiap pagi untuk menilai sentimen investasi AI.
Arus perdagangan yang digerakkan oleh sentimen investasi Korea kini memengaruhi saham AI global sepanjang waktu. Setelah pasar Korea tutup, perhatian beralih ke SK Hynix American Depositary Receipts (ADR) yang diperdagangkan di bursa saham New York dan exchange-traded fund (ETF) terkait Korea. Redha mencatat, “Kami pada dasarnya memantau (sentimen investasi terkait pasar Korea) hampir 24 jam sehari.” SK Hynix meluncurkan perdagangan ADR pada tanggal 10 (waktu setempat), dengan acara yang diadakan di NASDAQ Tower di Times Square, New York, dihadiri oleh Ketua Grup SK Chey Tae-won dan CEO SK Hynix Kwak Noh-jung.
Tren ini mulai menonjol minggu lalu. Saat keraguan terhadap permintaan AI muncul, KOSPI anjlok hampir 9% dalam satu hari pada tanggal 13. Kelemahan ini kemudian merembet ke pasar AS. SK Hynix ADR juga turun 9,3%, menyeret saham semikonduktor besar lainnya ikut jatuh.
Keterkaitan antara pasar saham Korea dan AS terlihat jelas dalam statistik. Menurut data Bloomberg, koefisien korelasi 60 hari antara KOSPI dan indeks NASDAQ100 berada di 0,46, mendekati level tertinggi dalam dua tahun terakhir. Angka ini kira-kira tiga kali rata-rata lima tahun sebesar 0,16. Evan Fainesas, Chief Investment Officer di Tigress Financial Partners, menyatakan, “Korea pada dasarnya telah dimasukkan ke ekosistem volatilitas yang sama dengan NASDAQ dan Philadelphia Semiconductor Index,” serta menambahkan bahwa “SK Hynix, Samsung Electronics, dan KOSPI kini berfungsi sebagai indikator pra-perdagangan yang menunjukkan risiko terkait AI dan semikonduktor AS.” Ia menekankan bahwa Korea kini bukan lagi “pasar berkembang sekunder yang jauh.”
Dampak pada pasar global sangat terasa ketika harga saham Korea turun. Selama penurunan di pasar saham Korea, sensitivitas indeks NASDAQ100 terhadap pergerakan KOSPI meningkat ke level tertinggi sejak 1990 pada tanggal 7.
Pengaruh pasar saham Korea bisa melemah lagi jika penurunan tajam berlanjut. KOSPI turun 25% sejak puncak Juni, dengan sekitar $1 triliun kapitalisasi pasar menguap. Harga saham Samsung Electronics dan SK Hynix juga turun lebih dari 30% dari puncaknya. Bloomberg menyoroti bahwa perdagangan dengan leverage memperbesar fluktuasi harga saham, sehingga KOSPI menjadi salah satu indeks paling volatil di antara indeks saham global utama. Jisa Kobayashi, analis strategi ekuitas Jepang di UBS Sumitrust Wealth Management, menilai bahwa “pasar yang relatif belum matang dengan volatilitas tinggi akibat perdagangan leverage sedang memimpin pasar, yang dapat menyebabkan harga saham menyimpang dari fundamental, sehingga keputusan perdagangan menjadi sulit.”
Apa yang menyebabkan KOSPI turun hampir 9% pada tanggal 13?
KOSPI anjlok hampir 9% dalam satu hari pada tanggal 13 ketika keraguan terhadap permintaan AI muncul. Penurunan ini kemudian merembet ke pasar AS, dengan SK Hynix ADR turun 9,3% pada hari yang sama dan menarik saham semikonduktor besar lainnya ikut turun.
Seberapa erat saham Korea dan saham teknologi AS kini berkorelasi?
Koefisien korelasi 60 hari antara KOSPI dan indeks NASDAQ100 berada di 0,46, mendekati level tertinggi dalam dua tahun terakhir. Angka ini kira-kira tiga kali rata-rata lima tahun sebesar 0,16, yang menunjukkan bahwa saham Korea dan saham teknologi AS kini bergerak seiring.
Mengapa manajer dana global kini memeriksa saham Korea sebelum perdagangan?
Manajer dana di London, New York, dan Tokyo memeriksa pasar saham Korea sebelum memulai perdagangan karena pergerakan saham Samsung Electronics dan SK Hynix kini memengaruhi saham semikonduktor di seluruh dunia. Tingginya konsentrasi saham terkait AI di Korea menjadikannya indikator terdepan sentimen investasi AI global, dan arus perdagangan diperpanjang sepanjang waktu melalui SK Hynix ADR di New York.
Berita Terkait
Saham KOSPI Turun 25% dalam Sebulan karena Analis Menunggu Laporan Keuangan Alphabet dan Intel
Saham Korea: KOSPI Menguat Sementara KOSDAQ Turun di Tengah Dampak Sektor Semikonduktor
Saham Korsel: Small-cap Turun 1,6% vs Large-cap Anjlok 20,6% Bulan Ini
Investor ritel Korea terpecah pada saham semikonduktor di tengah kekhawatiran puncak terkait AI
Volatilitas Saham KOSPI Lebih Tinggi daripada NASDAQ Meskipun Level Indeks Lebih Rendah