Saham SpaceX (SPCX) ditutup pada 7 Juli 2025 dengan harga 115,07 dolar AS, turun 15% dibanding harga penerbitan IPO. Analis Morgan Stanley mengatakan periode lockup untuk pemegang saham awal akan berakhir pada 6 Agustus, sehingga potensi tekanan jual dapat membuat harga saham kembali menguji level 100 dolar AS. Investor bahkan mematok nilai bisnis AI SpaceX (xAI) menjadi nol, atau bahkan nilai negatif.
Peringatan Morgan Stanley: Saham SpaceX Tertekan karena Lockup Berakhir 6 Agustus
Berdasarkan analisis Morgan Stanley, pergerakan saham SpaceX baru-baru ini terkait dengan tiga faktor kunci:
Skala IPO: 86B dolar AS, selesai pada pertengahan Juni
Penutupan 25 Juli: 115,07 dolar AS (turun 15% dari harga penerbitan IPO)
Tanggal berakhirnya lockup: 6 Agustus, saham awal mulai bisa diperdagangkan; Morgan Stanley memperingatkan potensi terbentuknya tekanan jual
Peringatan Morgan Stanley: Jika harga saham turun ke 100 dolar AS, pasar sudah menilai valuasi bisnis xAI menjadi nol atau nilai negatif. Penyebab utamanya adalah belanja modal AI yang sangat besar, serta model imbal hasil bisnis yang sangat tidak pasti.
Target harga Morgan Stanley: 300 dolar AS (menegaskan kembali), dengan penilaian bahwa koreksi harga saham baru-baru ini telah menghadirkan peluang untuk penempatan jangka panjang.
Saham Tesla anjlok 18% pekan lalu, arus kas bebas Q2 berbalik negatif
Menurut data pasar dan laporan asli, saham Tesla (TSLA) turun 18% pekan ini menjadi penurunan satu pekan terbesar sejak 2022. Penyebab utamanya adalah kinerja laporan keuangan Q2 yang tidak memenuhi ekspektasi pasar, serta belanja investasi besar untuk rencana seperti Robotaxi, robot humanoid, dan pabrik chip raksasa, yang membuat arus kas bebas (Free Cash Flow) dalam waktu dekat berbalik negatif.
Lembaga riset Argus Research menyatakan bahwa investasi aset berat seperti ini dalam jangka pendek lebih sulit menghasilkan imbal hasil nyata, sehingga jadwal pertumbuhan laba tertunda dan memengaruhi kepercayaan pasar terhadap prospek operasinya.
Penilaian institusi terhadap tren jangka panjang SpaceX
Berdasarkan rangkuman penilaian analis oleh Bloomberg, hampir 80% analis mempertahankan rating setara dengan beli untuk saham SpaceX, dengan target harga rata-rata sekitar 232 dolar AS. Analis Morgan Stanley menegaskan kembali target harga 300 dolar AS, serta menilai koreksi harga saham baru-baru ini telah menghadirkan peluang untuk penempatan jangka panjang.
Faktor makro seperti lonjakan harga minyak dan sentimen kehati-hatian pasar terhadap saham teknologi dengan belanja modal tinggi untuk AI dinilai menjadi latar belakang yang menekan harga saham SpaceX dalam waktu dekat.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa peringatan dan target harga Morgan Stanley untuk saham SpaceX?
Berdasarkan laporan Morgan Stanley, jika saham SpaceX turun ke 100 dolar AS, pasar sudah menilai valuasi bisnis xAI menjadi nol atau nilai negatif. Selain itu, analis dari Morgan Stanley menegaskan target harga jangka panjang 300 dolar AS, dengan pandangan bahwa koreksi harga saham memunculkan peluang untuk penempatan. Berakhirnya lockup saham awal pada 6 Agustus berpotensi menimbulkan tekanan jual.
Mengapa saham Tesla turun minggu ini, dan menjadi penurunan satu pekan terbesar dalam berapa lama?
Menurut laporan asli, saham Tesla (TSLA) turun 18% pekan ini menjadi penurunan satu pekan terbesar sejak 2022. Penyebabnya adalah laporan keuangan Q2 yang tidak sesuai ekspektasi serta investasi besar untuk rencana seperti Robotaxi, yang membuat arus kas bebas berbalik negatif.
Bagaimana penilaian keseluruhan analis Bloomberg terhadap saham SpaceX?
Berdasarkan data yang dihimpun Bloomberg, hampir 80% analis mempertahankan rating setara dengan beli, dengan target harga rata-rata sekitar 232 dolar AS.