Otoritas Pengawas Keuangan Korea (FSS) pada 8 Juli memperluas penyelidikan terhadap obligasi JTBC, dengan menjangkau Hanil Securities

SNDK0,64%
NVDA2,09%
GLW-2,14%
XAUT-0,36%
PAXG-0,42%
Menurut laporan Yonhap Infomax, Otoritas Pengawas Keuangan Korea (FSS) pada 8 Juli memperluas penyelidikan terhadap dugaan penjualan tidak semestinya obligasi perusahaan JTBC, dan menjadikan Hanyang Securities sebagai objek pemeriksaan baru. Langkah ini terjadi 6 hari setelah FSS memulai penyelidikan terhadap penjamin emisi utama Shinhan Investment Securities dan Kiwoom Securities. Lembaga-lembaga tersebut menjual efek surat utang jangka pendek beragun aset kepada investor individu. Hanyang Securities sebagai penjamin emisi turut berpartisipasi dalam penerbitan obligasi JTBC, termasuk menerima 9,3 miliar won Korea akibat oversubscription dari 50 miliar won Korea yang diterbitkan pada Agustus 2025, serta berpartisipasi dalam penerbitan 93 miliar won Korea pada Februari 2026. FSS sedang meninjau apakah Hanyang Securities melakukan uji tuntas yang memadai terhadap memburuknya kondisi keuangan JTBC, serta apakah telah menyampaikan risiko kepada investor dengan tepat. JTBC pada 12 Juni mengalami gagal bayar sebesar 20,6 miliar won Korea pada pinjaman yang disekuritisasi. Memfasilitasi masuknya energi terbarukan tambahan sebesar 1 gigawatt. $SNDK$NVDA$GLW$XAUT$PAXG
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar