Menurut Bloomberg, Reliance Industries sedang menjajaki pembicaraan dengan CATL China dan pemasok lain untuk membeli komponen battery energy storage system bagi fasilitas Jamnagar di Gujarat, saat perusahaan menghadapi pembatasan ekspor teknologi baterai dari China yang semakin ketat. Pembahasan tersebut memberi Reliance sumber pasokan cadangan setelah penundaan dalam kemitraannya dengan Xiamen Hithium dan setelah negosiasi pemindahan teknologi sebelumnya dengan CATL menemui jalan buntu. BloombergNEF memperkirakan pasar energy storage India akan mencapai 336,7 GWh pada 2035. Belum ada kesepakatan yang final.
Berita Terkait
Tether Dukung LemFi dalam Investasi Strategis untuk Meningkatkan Pengiriman Uang Pekerja Migran
BlackRock dan Google Meluncurkan Usaha Patungan Infrastruktur $5B TPU
Chainlink Bertahan di Atas Dukungan Utama saat Institusi Memperluas Penggunaan