Rocket Lab meluncurkan misi Victus Haze pada hari Jumat hanya 16 jam 42 menit setelah menerima Pemberitahuan Peluncuran dari US Space Force, memecahkan rekor sebelumnya lebih dari 10 jam, demikian dikatakan perusahaan. Misi tersebut mendemonstrasikan bagaimana militer dan mitra komersialnya dapat dengan cepat menilai ancaman di orbit. Space Force mengumumkan rencana untuk misi tersebut pada tahun 2024 ketika mereka memilih Rocket Lab dan True Anomaly untuk membangun dan meluncurkan dua satelit ke orbit rendah Bumi dalam latihan inspeksi orbital respons cepat.
Rocket Lab Menyelesaikan Misi dengan Pemberitahuan Publik Minimal
Peluncuran tersebut nyaris tidak diumumkan sebelumnya, lapor Ars. Satu-satunya indikasi publik akan adanya peluncuran adalah dikeluarkannya peringatan bagi pilot dan pelaut untuk menjauhi jalur penerbangan roket. Rocket Lab tidak menyediakan siaran langsung peluncuran, seperti yang mereka lakukan untuk sebagian besar misinya.
Space Force Mengumumkan Program pada 2024 dengan Kemitraan True Anomaly
Secara garis besar, idenya adalah meluncurkan satelit kecil buatan True Anomaly terlebih dahulu, yang berperan sebagai satelit dari musuh potensial, seperti China atau Rusia. Rocket Lab seharusnya memiliki satelit yang siap siaga untuk naik dan menginspeksi wahana antariksa True Anomaly, siap diluncurkan dalam waktu singkat setelah pejabat militer memberikan perintah. Tujuan misi Victus Haze adalah untuk mendemonstrasikan bagaimana militer dan mitra komersialnya dapat dengan cepat naik dan menilai ancaman di orbit.
Tanya Jawab
Apa yang dicapai Rocket Lab dengan misi Victus Haze?
Rocket Lab meluncurkan misi Victus Haze pada hari Jumat hanya 16 jam 42 menit setelah menerima Pemberitahuan Peluncuran dari US Space Force, memecahkan rekor sebelumnya lebih dari 10 jam.
Mengapa Space Force meluncurkan dua satelit untuk misi ini?
True Anomaly meluncurkan satelit kecil terlebih dahulu, yang berperan sebagai satelit dari musuh potensial. Rocket Lab kemudian meluncurkan satelit yang siap siaga untuk menginspeksi wahana antariksa True Anomaly, mendemonstrasikan kemampuan penilaian ancaman orbital yang cepat.