Berdasarkan data KOSCOM per 13 Juli, Samsung Electronics dan SK Hynix mengakumulasi saldo margin loan sebesar total 10,6 triliun won, memicu kekhawatiran terjadinya forced liquidations berskala besar karena kedua saham jatuh tajam pada hari yang sama. Samsung Electronics mencatat utang margin sebesar 5,41 triliun won setelah turun 10,7%, sementara SK Hynix mengumpulkan 5,22 triliun won dalam pinjaman margin setelah anjlok 15,37%. Pembayaran trading margin yang melewati jatuh tempo juga melonjak menjadi 1,43 triliun won, dengan posisi yang berisiko dijual paksa pada hari perdagangan berikutnya.
Investor individu pada exchange-traded fund leverage berbasis satu saham mengalami kerugian yang lebih dalam. ETF leverage yang terkait SK Hynix turun lebih dari 31%, dengan KODEX SK Hynix Single-Stock Leverage ETF turun 31,46% dan TIGER SK Hynix Single-Stock Leverage ETF melemah 32,20% dalam satu hari.